Tersangka penembakan menyebut bahwa Taylor meretas ponselnya.
- Tim WowKeren
- Selasa, 24 April 2018 - 19:26 WIB
WowKeren - Nama Taylor Swift telah diseret dalam kasus penembakan di restoran Waffle House, Nashville, Tennessee pada akhir pekan lalu. Tersangka penembakan yang diketahui bernama Travis Reinking mengatakan kepada polisi bahwa pelantun "End Game" tersebut telah meretas ponselnya. Sebelumnya, Travis juga pernah mengklaim bahwa Taylor meretas akun Netflix miliknya.
Dilansir Aceshowbiz pada Selasa (24/4), Travis telah menewaskan empat orang pada Minggu (22/4) pagi waktu setempat dengan menggunakan senapan semi-otomatis AR-15. Senapan ini merupakan senjata kontroversial yang biasa digunakan oleh para penembak massal di AS.
Sebelum berhasil tertangkap, Travis dilaporkan telanjang ketika ia melepaskan tembakan di restoran tersebut dan kemudian melarikan diri. Saat aparat kepolisian melanjutkan pencarian tersangka, pihak berwenang di Tazewell County, Illinois mengadakan konferensi pers pada Minggu sore untuk merinci informasi yang mereka miliki tentang Travis.
Berdasarkan dokumen pihak berwenang di Illinois, Pria berusia 29 tahun ini sebelumnya tinggal di Illinois, kemudian pindah ke Nashville. Menurut kerabatnya, ia mengalami delusi sejak 2014 silam.
Pada tahun 2016 lalu, Travis sempat mengaku bahwa ia telah dikuntit oleh Taylor dan menyebut bahwa musisi tersebut mengajaknya bertemu di Dairy Queen. Namun salah satu pejabat di Illinois mengatakan bahwa Travis mengalami gangguan mental. "Ada bukti ada beberapa masalah kesehatan mental yang terlibat," ujar perwakilan Illinois.
Di sisi lain, nama Taylor memang sering muncul dalam berita hukum selama 10 hari terakhir. Pekan lalu, seorang penguntit diketahui menyambangi rumahnya dengan memanjat tangga dan merusak jendela rumah.
Tak hanya itu, pada 14 April lalu Julius Sandrock ditangkap polisi karena menguntit Taylor Swift. Ketika diperiksa kepolisian, tersangka ini bahkan membawa pisau, amunisi, dan tali. Julius pun dikenai denda 150 ribu dolar Amerika (sekitar Rp 2 Miliar) dan dilarang membeli senjata api.
Sedangkan awal bulan ini, salah seorang penggemar Taylor yang bernama Bruce Rowley juga ditangkap polisi. Ia diketahui merampok sebuah Bank di Connecticut dan menyetir mobil ke rumah sang idola. Ia juga melempar sejumlah uang ke pagar rumah Taylor.
(wk/)