Pihak Fantagio menjelaskan tentang saham dan kelangsungan agensi saat ini.
- Senin, 14 Mei 2018 - 16:45 WIB
WowKeren - Masalah baru kembali menimpa agensi hiburan Fantagio Entertainment. Setelah mundurnya CEO Fantagio Entertainment, kali ini giliran CEO Fantagio Musik selaku cabang dari agensi ikut dipecat oleh pihak JC Group.
Saat ini bahkan status Fantagio terancam ilegal karena kedua CEO yang memiliki sertifikasi untuk menjalankan agensi hiburan telah hengkang. Pasalnya pihak JC Group yang saat ini menjalankan agensi tersebut tak memiliki sertifikasi yang seharusnya.
Setelah mundurnya salah satu CEO, pihak Fantagio Music akhirnya buka suara. "Setelah pertemuan direktur tanggal 11 Mei, CEO Woo Young Seung mengumpulkan pengunduran dirinya hari ini," ujar pihak Fantagio Music.
"Fantagio memiliki 95 persen dari saham Fantagio Music. Fantagio Music sendiri merupakan cabang dari Fantagio Entertainment. Berdasarkan angka dari 2017, aset Fantgaio Music sebesar 1,6 miliar Won (setara Rp 21 Miliar), hutang sebesar 8,5 miliar Won (setara Rp 111 Miliar), dan itu memiliki penurunan total modal karena aset bersih sebesar -6,9 miliar won (Rp -90 Miliar Won)," jelasnya.
"Karena sulitnya investasi untuk artis Fantagio Music dan promosi mereka, pembayaran seperti pajak dan tagihan mengalami penundaan," imbuhnya. "Fantagio menganggap struktur keuangan Fantagio Music membutuhkan perkembangan dan perubahan lewat CEO untuk investasi di artis kami dengan cepat."
"Pertemuan direktur telah digelar tanggal 11 Mei dan pergantian CEO pun sudah diputuskan. "Berdasarkan perubahan manajemen Fantagio, sebagai pemegang saham dan kreditur terbesar Fantagio Musik akan melakukan yag terbaik untuk menormalisasikan manajemen dan aktif dalan investasi untuk mendukung artis kami," sambung pihak Fantagio. "Kami akan Kami akan mempekerjakan manajemen yang memiliki pengalaman dan profesionalisme agar promosi yang dilakukan lebih aktif."
Sayangnya agensi yang menaungi Astro, Weki Meki, Hello Venus, dan lainnya ini tak menjelaskan mengenai status ilegal mereka saat ini. Namun dari pernyataan tersebut tampaknya agensi telah menemukan CEO baru yang memiliki sertifikasi resmi dari Public Culture of Arts untuk menjalankan aktivitas agensi. Ada idolamu dari agensi Fantagio?
(wk/alif)