Berantas Teroris, Polri Pastikan Kopassus Sudah Bergabung Bersama Densus 88
radaronline
Nasional

Keterlibatan TNI dalam tugas Densus 88 memberantas terorisme bisa disesuaikan dengan kebutuhan lapangan.

WowKeren - Sampai saat ini, RUU mengenai terorisme masih terus digodok oleh DPR. Salah satu hal yang masih mengganjal Undang-Undang tersebut untuk disahkan adalah mengenai definisi dari teroris. Selain itu, perlunya TNI dilibatkan dalam aksi memberantas terorisme ini juga masih dipertanyakan kepentingannya.

Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI Moeldoko, menjelaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir soal keterlibatan TNI bersama Polri tersebut. Berdasarkan penjelasan Moeldoko, Kapolri dan Panglima TNI sudah bersatu dalam melawan terorisme. Keterlibatan TNI pun bisa disesuaikan tergantung kebutuhan lapangan.


"Itu tergantung dari kebutuhan lapangan, itu nanti Kapolri dengan Panglima TNI sudah menyatu itu," jelas Moeldoko di Thamrin, Jakarta, pada Selasa (22/5). "Mulai sekarang sudah menyatu, setiap saat bisa dimainkan sesuai kebutuhan."

Pernyataan senada juga dikeluarkan oleh Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto. Ia memastikan bahwa saat ini, Kopassus sudah bersama dengan tim Detasemen 88 Antiteror Polri dalam memberantas terorisme di Indonesia. "Sebagai informasi, saat ini pun Kopassus sudah bersama-sama Densus 88," tegas Irjen Setyo Wasisti di Jakarta pada Selasa (22/5).

Permintaan bergabungnya Kopassus dengan Densus 88 sendiri merupakan permintaan langsung dari Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian kepada Panglima TNI. Ia meminta agar TNI memberikan bantuan dalam menangani berbagai ancaman terorisme yang kembali merebak di Indonesia akhir-akhir ini.

Irjen Setyo juga menyatakan bahwa TNI sudah memiliki kemampuan kontra-terorisme. Dengan begitu, jika sewaktu-waktu Polri membutuhkan, maka TNI akan dimintai bantuan dalam hal memberantas terorisme.

Mengenai keterlibatannya dalam memberantas terorisme, TNI juga sudah mempunyai Undang-Undang sendiri. Meskipun demikian, Irjen Setyo enggan menerangkan mengenai detailnya. Ia menyatakan bahwa teknis lapangan dalam memberantas terorisme ini menjadi rahasia.

Bukan hanya mengenai UU TNI dalam hal pemberantasan terorisme saja, Irjen Setyo mengatakan bahwa gerak-gerik Densus pun sangat rahasia. "Densus sendiri kadang-kadang polres tidak dikasih tahu. Yang jelas TNI sudah ikut bersama-sama dengan Densus 88," pungkas Irjen Setyo.

You can share this post!

Related Posts