Perundungan yang diterimanya saat ini bukanlah apa-apa jika dibandingkan yang pernah diterimanya dulu.
- Dian
- Minggu, 22 Juli 2018 - 21:40 WIB
WowKeren - Kontroversi Iis Dahlia yang "mengusir" salah satu kontestan asal Bau Bau, Waode Sofia karena dianggap tidak cantik di audisi pencarian bakat bernyanyi "Kontes Dangdut Indonesia" (KDI) 2018 masih terus berlangsung. Walau sempat memberikan penjelasan hingga membela diri, tapi pedangdut senior Indonesia ini masih terus menjadi target bully para netter.
Meskipun banyak diserang netter karena ulah judesnya itu, tapi Iis Dahlia menganggapnya biasa. Perundungan dari para netter itu ditanggapi santai olehnya karena hal seperti itu sudah biasa diterimanya. Meski santai, tapi Iis Dahlia terkadang merasa perlu membalas komentar netter yang dirasanya sudah keterlaluan atau melebihi batas.
"Kalau di-bully mah sudah tahun kelima diajang ini. Apa yang mereka mau tak terpenuhi. Ini baru awal nih, baru awal," kata Iis Dahlia dilansir Detik Hot, Minggu, 22 Juli. "Saya sudah ada di industri ini 31 tahun jadi udah ngerti. Tapi kadang-kadang sebagai manusia biasa sometimes adalah kadang saya jawab-jawabin. Tapi jawab bercanda aja," lanjutnya.
"Pembalasan" komentar-komentar itu dilakukannya semata-mata karena iseng. "Itu pun juga kalau ada waktu, kalau lagi iseng. Ini kan saya lagi liburan, orang MNC pada yang nannya, karena mereka tau saya. Saya tuh cuma nyayangin anak-anak yang nggak ngerti dan sok tahu aja. Kalau tidak ada di dalam industri ini mereka nggak ngerti. Ketika orang nggak ngerti, nggak usah komen," jelas Iis Dahlia.
Lebih lanjut, Iis Dahlia mengungkapkan bahwa perundungan seperti ini bukanlah apa-apa, karena dia pernah mengalami yang lebih hebat lagi. Mulai dari ancaman mengerikan seperti disantet hingga hendak akan dibunuh.
"Aku sih udah kebal, udah jadi juri masuk enam tahun, nah ini belum apa-apa," pungkas Iis Dahlia."Nanti kalau ada anak yang saya keluarin adalah bilang saya mau disantet, mau dibunuh di jalan, itu sudah biasa."
Menurutnya, sikapnya itu justru bisa membuat sang kontestan menjadi penyanyi hebat dan tahan mental. Ia bahkan dengan tega menyebut warganet lebih jahanam ketimbang dirinya.
(wk/dian)