Mulai dari soal hunian hingga pendidikan anak, Acha merasakan benefit dari izin tinggal permanen itu.
- Dian
- Kamis, 13 September 2018 - 22:53 WIB
WowKeren - Acha Septriasa kini diketahui telah menetap di Australia sejak menikah dengan Vicky Kharisma pada tahun 2016. Sebagai seorang istri, Acha memang banyak tinggal di Australia mengikuti sang suami yang bekerja di sana. Namun tak jarang Acha terbang ke Indonesia untuk pekerjaannya.
Kabar baik untuk Acha, kini dia dan Vicky telah mendapatkan izin untuk tinggal permanen di Australia. Izin tersebut mereka dapatkan setelah tinggal di sana selama 3 tahun silam. Mendapat izin tinggal di Negeri Kangguru, Acha pun merasa sangat bahagia sekaligus bersyukur.
"Iya, itu kalau bisa didapatkan ketika kita udah tiga tahun tinggal di Australia. Kebetulan Vicky udah 2015 di Australia," kata Acha di kawasan Kapten Tendean, Jakarta Selatan (10/9). "(Tahun) 2018 kan ini sudah tiga tahun. Ya, kebetulan kita dapat privilege dari kantor akhirnya dapat permanen residen gitu," jelas Acha lagi.
Menurut Acha, izin tinggal permanen tersebut berhasil mereka dapatkan lebih cepat dari yang dia perkirakan. Dengan perizinan tersebut, secara otomatis Acha dan suami akan mendapatkan beberapa keuntungan dari pemerintah Australia. Diantaranya adalah hunian dan sekolah sang putri kedepannya.
"Alhamdulillah kita cepat dapatnya juga karena diurusin sama lawyer. Jadi, kemarin sempat ada di Instagram pertanyaan, kok, bisa sih kak cepat banget," kata Acha. "Ada yang sudah empat tahun, ada juga yang lima tahun nunggu belum dapat. Ya, kita doain mudah-mudahan yang belum dapat bisa cepat segera diurus," jelas Acha.
"Kayak kita mau beli rumah juga. Terus sekolah Brie juga kita lebih enak ya," jelas Acha sumringah. "Terus tunjangan buat kesehatan juga lebih full dibayar pemerintahan sana. Jadi, senang banget dapat privilege dengan kita mendapatkan PR (permanen residen)," jelas Acha.
Meskipun sudah mendapat izin tinggal permanen, Acha dan keluarga kecilnya masih tetap akan mengunjungi Indonesia karena keluarga mereka banyak berada di Jakarta.
"Kalau sekarang sih pasti iya cuma ke depannya kita enggak tahu mungkin kita bisa balik lagi ke Jakarta," kata Vicky menjelaskan. "Baru dikasih kantor dapat permanen residen enggak mungkin pulang, denda nanti," pungkas Acha seraya tertawa.
(wk/dian)