GTI sebelumnya telah sukses membawakan cover lagu 'Lagi Syantik' milik Siti Badriah, lantas apakah GTI berencana mengedarkan lagu tersebut di Korea?
- Silmi Amalia Fidareni
- Rabu, 26 September 2018 - 20:03 WIB
WowKeren - Kesuksesan lagu "Lagi Syantik" milik Siti Badriah tidak hanya dialami di Indonesia saja. Lagu hits tersebut bahkan sudah menembus pasar luar negeri, khususnya di Korea Selatan.
Diketahui, lagu milik perempuan yang akrab disapa Sibad tersebut telah dibuat versi koreanya oleh sebuah boy grup asal Korea Selatan bernama GTI. Mereka bahkan sudah membuat video cover yang diunggah melalui akun YouTube resmi mereka, yakni GTI Official.
Dalam video tersebut, boy grup yang digawangi oleh Sibong, Dong Gyun, dan juga Aoora ini menyanyikan lagu "Lagi Syantik" dengan versi mereka. Dengan campuran bahasa Indonesia dan Korea, ketiga personel GTI mengganti kata "Syantik" dengan "Kece".
Menuai perhatian banyak perhatian, grup GTI tampaknya mencoba peruntungan mereka di Indonesia. Salah satu membernya, yakni Dong Gyun, menceritakan bagaimana ia bisa menggubah lagu Sibad tersebut dalam bahasa Korea.
"Sebenarnya saya pernah tinggal di Indonesia selama dua tahun, yakni 2011 sampai 2012. Waktu itu saya berkarier sebagai penyanyi juga," jelas Dong Gyun ditemui WowKeren di bilangan Kebon Sirih, Jakarta Pusat pada Rabu (26/9). "Untuk saya, saya ngefans banget sama lagu-lagu Indonesia. Untuk prosesnya, kita punya tempat yang berbeda-beda, itu yang sulit. Kalau Aoora karena dia punya pengalaman di K-Pop 12 tahun, jadi lebih mudah.".
Sukses diterima di Indonesia, apakah GTI akan mengedarkan lagu "Lagi Kece" ini di Korea? Menjawab pertanyaan tersebut, manajer GTI mengatakan akan membuat kesepakatan lebih lanjut. Selama ini, perizinan lagu tersebut hanya akan beredar di Indonesia saja.
Disebut mencari panggung dengan mengedarkan lagu cover di Indonesia, GTI menolak pernyataan tersebut. Dong Gyun mengatakan bahwa mereka sendiri sudah terkenal sebelumnya, meski tidak dengan GTI. Ia juga tak terlalu peduli mengenai laku atau tidaknya lagu ini nanti di Indonesia. Di sisi lain, mereka juga membicarakan soal kegagalan grup campuran Indonesia-Korea sebelum mereka, Hitz.
Kami sudah famous sebelumnya, tapi belum dengan GTI. Saya tidak begitu peduli laku atau tidak, setiap rejeki berbeda kan? Mungkin kami rejekinya di Indonesia," jelas Dong Gyun. "Kalau pengalaman Hitz tuh pahit. Jadi mudah-mudahan dengan Korea yang tiga baru ini tidak seperti itu.".
(wk/silm)