Tompi menantang Fadli untuk membuktikan isu penganiayaan yang menimpa ibunda Atiqah Hasiholan tersebut.
- Eva Ayu Rahmawati
- Rabu, 03 Oktober 2018 - 15:34 WIB
WowKeren - Kabar penculikan dan penganiayaan aktivis sekaligus ibunda Atiqah Hasiholan, Ratna Sarumpaet belakangan ini menjadi perbincangan publik. Sebelumnya, Ratna membuat publik kaget saat foto wajahnya yang babak belur beredar di dunia maya.
Kabarnya, Ratna dipukuli oleh sekelompok orang tak dikenal di Bandung, Jawa Barat, pada 21 September lalu. Akan tetapi, publik menemukan berbagai kejanggalan dalam kasus penganiayaan Ratna tersebut.
Salah satunya adalah Tompi yang meragukan bengkak di wajah Ratna adalah hasil pemukulan. Penyanyi sekaligus dokter bedah tersebut pun menduga bahwa wajah babak belur Ratna adalah akibat operasi plastik.
Hal ini diungkapkan Tompi melalui pernyataan yang ditulis di akun Twitter miliknya pada Selasa (2/10). Tak ayal, pernyataan Tompi tersebut mengundang sindiran dari Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang juga rekan Ratna, Fadli Zon.
Fadli menyindir Tompi yang main tuduh atas kejadian yang dialami oleh Ratna. Padahal, Fadli sebelumnya sudah menjenguk Ratna dan menyebutkan ciri-ciri pelaku penganiayaan, yaitu terdiri dari dua hingga tiga orang laki-laki.
Mental sy baik2 aja pak gak perlu revolusi. Ijinkan saja sy periksakan luka2 beliau. INSYAALLAH, semua akn jelas. Sy yg keliru atau anda yang keliru. Easy! Cukupkan https://t.co/vmPVF1SbCh
— tompi (@dr_tompi) October 2, 2018
"Wah inikah dokter produk 'revolusi mental'?" tulis Fadli di Twitter. Sindiran tersebut pun dibalas oleh Tompi yang menantang Fadli untuk membiarkannya datang memeriksa kondisi Ratna secara langsung.
"Mental sy baik2 aja pak gak perlu revolusi. Ijinkan saja sy periksakan luka2 beliau," balas Tompi melalui Twitter pada Rabu (3/10). "INSYAALLAH, semua akn jelas. Sy yg keliru atau anda yang keliru. Easy! Cukupkan."
Perdebatan Fadli dan Tompi di Twitter tersebut pun menuai perhatian warganet. Banyak dari mereka yang setuju dengan Tompi untuk memeriksa Ratna secara langsung, demi membuktikan kebenaran isu penganiayaan tersebut.
"Monggo Bu @RatnaSpaet berani jalani pemeriksaan?" tulis netter. "Demi untuk membuka tabir kebohongan saya setuju dengan dr Tompi. Lanjuut dok biar terbuka kedoknya," imbuh netter lain.
"Setuju, silahkan bu Ratna. Klo mmg benar anda pasti tdk mslh utk diperiksa," komentar netter. "Kita dukung @dr_tompi jgn ksh kendoor lawan kl untk kbenaran," sambung lainnya.
(wk/evaa)