Ancaman yang dilakukan kekasih Goo Hara untuk menyebarkan video seks ini dilaporkan sebagai kasus pemerasan.
- Kresna T Kusumadewi
- Kamis, 04 Oktober 2018 - 11:48 WIB
WowKeren - Kasus perseteruan ysng melibatkan Goo Hara dan mantan kekasihnya yang bermarga Choi (selanjutnya disebut C) rupanya masih jauh dari kata usai. Kedua belah pihak juga sempat mendatangi kantor polisi untuk melakukan investigasi.
Setelahnya, Goo Hara melakukan jumpa pers dan mengucapkan permohonan maaf kepada semua pihak terutam mantan kekasihnya. Tidak sampai disitu saja, Goo Hara bahkan sempat menceritakan kembali kisahnya bersama Choi layaknya hubungan para putri di negeri dongeng.
Ketenangan tersebut tak berlangsung lama, setelah muncul lagi berita mengenai ancaman yang dikeluarkan oleh Choi pada Goo Hara. Ungkapan Choi kala itu yang ingin mengakhiri karier Goo Hara rupanya bukanlah isapan jempol belaka.
Hal itu dibuktikan dengan ancaman-ancaman bherupa video pendek yang dikirimkan pada Goo Hara. Wanita kelahiran 1991 itu tentu saja kelabakan sebab video itu berisi rekaman seks keduanya.
Sebagai seoarang wanita terlebih menjadi publik figur hal itu tentu saja sebuah masalah besar. Saat itu Goo Hara pernah menemukan video itu di ponsel Choi dan langsung menghapusnya karena itu menakutkan.
"Saya jelaa menghapus video itu karena itu adalah hal yang benar-benar menakutkan. Lalu pikiran saya bercabang mengenai tersebarnya video itu," ucap Goo Hara. "Apakah dia mengirimkannya ke Dispatch? Apakah dia mengirimkan video itu ke teman-temannya? Bagimana kehidupanku sebagai seorang selebriti, sebagai seorang wanita itu sangatlah rumit."
Kemudian muncullah rekaman percakapan antara Goo Hara dan Choi yang memperdebatkan video tersebut agar tidak tersebar. Bahkan Goo Hara berjanji untuk membawa A (seseorang yang diduga selingkuhan Goo hara dan dicemburui oleh Choi karena melakukan makan siang dengan Goo Hara) untuk berlutut pada Choi.
C: Kamu berbicara tdi telepon terlalu lama dengan A.
Goo Hara: Kamu mengatakan padau untuk menceritakan kisah lengkap melalui telepon dan mengatakan pada A agar berlutut padamu.
C: Jadi, apa yang harus aku lakukan?
Goo hara: Jadi, mari kita bertemu dan berbicara kepada A. Dia sudah hampir tiba di sini.
C: Bicara? Aku sedang tidak ingin bicara.
Goo Hara: Aku akan membuatnya berlutut. Kamu mengatakan itu keinginanmu tadi.
Kemudian C mengirimkan foto dahinya yang terluka dan melanjutkan mengirim pesan pada Goo Hara yang mengatakan jika wanita itu benar-benar sibuk. Tidak hanya itu C juga mengirim bukti tangkapan layar ponsel memperlihatkan Goo Hara sedang melakukan panggilan.
Kemudian C sudah hilang kesabaran dan kembali melanjutkan pekerjaannya. Satu jam kemudian 3:21 am KST C kembali mengirimkan pesan.
C: Saya membasuh muka, tetapi terima kasih pada kamu. Saya tidak dapat bekerja lagi. Lalu apa yang harus saya lakukan?
C: Ah ah maaf, kamu harus bertemu dengan Oppa itu sekarang. Maaf sudah mengganggu kehidupan malammu. Aku hanya ingin bertanya apa yang harus aku lakukan. Jika kau tidak menanggapi maka aku akan pergi ke kantor polisi.
Setelah kalimatnya itu, C benar-benar membuktikan ancamannya bukan hanya omong kosong semata. Dia mengirimkan email kedua ke Dispatch sebagai langkah awal menghancurkan karier Goo Hara.
(wk/Kres)