Dyego Pratama mengungkap isi percakapan terakhir dengan Bani Seventeen lewat Instagram Story berikut ini.
- Nur Khotimah
- Kamis, 27 Desember 2018 - 09:31 WIB
WowKeren - Tsunami Selat Sunda meninggalkan duka mendalam bagi musisi Tanah Air. Pasalnya musibah ini merenggut nyawa tiga dari empat personel grup band Seventeen. Adalah Herman Sikumbang (gitaris), Muhammad Awal Purbani alias Bani (bassist) dan Windu Andi Darmawan (drummer) yang meninggal dalam musibah yang terjadi pada Sabtu (22/12).
Meninggalnya tiga personel Seventeen ini pun menorehkan duka di hati para sahabat sesama musisi, termasuk Dyego Pratama. Bassist band Drive ini rupanya cukup dekat dengan Bani. Lewat Instagram Story, Dyego membagikan percakapan terakhirnya dengan Bani beberapa bulan sebelum sang sahabat meninggal dunia.
Dalam percakapan tersebut, Bani memberikan nasihat kepada Dyego tentang kematian yang bisa datang kapan saja. "Percakapan terakhir dengan alm Bani. Cukup lama. Sekitar 6 bulan lalu. Kami sedang membahas pengajian. Alm mengingatkan untuk lebih taat beribadah. Insyaallah wak @baniseventeen @seventeenbandid," bunyi caption yang ditulis Dyego.
Instagram Story yang diunggah Dyego pada Rabu (26/12) ini pun menjadi bahasan hangat usai dibagikan ulang oleh akun gosip @igtainment. Berbagai komentar diberikan oleh netter. Banyak netter yang menyoroti isi pesan terakhir Bani kepada sang sahabat untuk semakin taat dalam beribadah. Netter pun seolah lega lantaran Bani memberikan pesan yang baik sebelum meninggal.
"Setidaknya almarhum sdh mempersiapkan bekal dan mengerti bisa pulang sewaktu2.. Smoga bekal amal almrhm diterima Allah," kata netter. "Betul. Kita ga tau kapan mati. Jgn smpe kita ga cukup bekal untuk menghadapi akhirat sana," seru yang lain. "Mas Ban.. InshaAllah husnul khotimah yo Mas," tutur lainnya. "Usia.. waktu mau mulai di kandungan ibu.. nunggunya lama.. waktu selesai.. bisa cuma dalam sekejap aja," tulis netter lain.
(wk/nur2)