Perlu kalian ketahui bahwa meniup makanan atau minuman bisa berakibat buruk bagi kesehatan, lho. Bahkan Nabi Muhammad SAW sudah melarangnya sejak dulu.
- Nur Islamiyah
- Kamis, 27 Desember 2018 - 13:41 WIB
WowKeren - Musim dingin merupakan saat yang tepat untuk mengonsumsi makanan atau minuman panas. Makanan yang berkuah dan minuman manis dengan asap yang masih mengepul dapat menyegarkan dan memberikan rasa hangat pada tubuh kita.
Saat mengonsumsi makanan atau minuman panas, kebiasaan yang sering dilakukan adalah meniupnya agar dapat segera dikonsumsi. Seperti diketahui, mengonsumsi makanan terlalu panas dapat melukai mulut bahkan membuat gigi keropos. Kalian juga pasti akan kesakitan saat memakannya.
Namun, perlu kalian ketahui bahwa meniup makanan atau minuman bisa berakibat buruk bagi kesehatan, lho. Nah, mau tahu apa saja yang dapat ditimbulkan dari kebiasaan yang sebenarnya tidak baik tersebut? Simak di bawah ini.
1. Efek Meniup Makanan atau Minuman Panas Bagi Kesehatan
Seorang pakar kesehatan dr. Anisa Rachmawati mengatakan bahwa meniup makanan atau minuman panas akan membuat bakteri dan virus penyebab penyakit berpindah pada hidangan yang akan kita konsumsi, seperti dikutip dari doktersehat. Jika sudah terkontaminasi maka berbagai penyakit akan mudah menyerang tubuh kita.
Meski merasa rajin menyikat gigi, perlu kalian ketahui bahwa di dalam mulut terdapat banyak mikroorganisme seperti virus dan bakteri. Nah, bakteri tersebut akan berkumpul pada sisa-sisa makanan yang masih menyangkut di mulut. Contohnya pada orang tua yang meniup makanan untuk anaknya, padahal bisa saja ia tengah sakit flu, batuk dan lainnya. Sang anak pun bakal memiliki resiko tinggi tertular penyakit tersebut.
Selain itu, uap air yang bereaksi dengan gas karbondioksida (CO2) yang dikeluarkan mulut akan membentuk senyawa asam karbonat. Sifat asam dalam senyawa tersebut akan memicu ketidakseimbangan pH dalam darah. Masalah lainnya bisa saja muncul jika kalian mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium oksida (CaO). Ketika makanan ditiup dan bereaksi dengan CO2, maka akan menghasilkan baru kapur (CaCO3). Endapan senyawa tersebut dalam jumlah banyak dapat memicu batu ginjal, lho. Bahaya banget, kan?
2. Hukum Meniup Makanan atau Minuman Panas dalam Islam
Rupanya, meniup makanan atau minuman panas juga tidak dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Dalam Hadis Ibnu Abbas menurutkan, "Bahwasanya Nabi Shallahu alaihi wa Salam melarang bernafas pada bejana minuman atau meniupnya," (HR. At Turmudzi dan dishahihkan oleh Al-Albani).
Hal yang sama juga terdapat dalam hadis dari Abu Qatadah, Nabi Muhammad SAW bersabda, "Apabila kalian minum, janganlah bernafas di dalam gelas, dan ketika buang hajat, janganlah menyentuh kemaluan dengan tangan kanan..." (HR. Bukhari 153). Lalu, apa sih alasannya tidak boleh melakukan hal tersebut?
Selain dari masalah kesehatan, meniup makanan atau minuman yang masih panas juga termasuk adab. Ibnul Qoyim menyampaikan, "Meniup minuman bisa menyebabkan air itu terkena bau yang tidak sedap dari mulut orang yang meniup. Sehingga membuat air itu menjijikkan untuk diminum. Terutama ketika terjadi bau mulut. Kesimpulannya, napas orang yang meniup akan bercampur dengan minuman itu. Karena itulah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menggabungkan larangan bernafas di dalam gelas dengan meniup isi gelas." (Zadul Ma’ad, 4/215).
Maka dari itu, hindari meniup makanan atau minuman panas sebelum dikonsumsi, ya. Sebaiknya, kalian membiarkan terlebih dahulu hidangan tersebut hingga tidak terlalu panas. Cara lainnya yakni dengan mengipasnya menggunakan benda karena tidak akan mengeluarkan karbondioksida. Namun, pastikan juga kipas yang digunakan bersih dari kotoran, ya.
(wk/nris)