WowKeren merangkum 10 kasus dan kontroversi terheboh yang terjadi di dunia hiburan Korea sepanjang 2018. Berikut ulasannya.
- Chusnul Chotimah
- Kamis, 27 Desember 2018 - 17:57 WIB
WowKeren - Tahun 2018 akan berakhir dalam beberapa hari lagi. Sepanjang tahun ini diwarnai sejumlah kasus dan kontroversi yang menghebohkan dunia hiburan Korea Selatan.
Dimulai dari gerakan #MeToo yang mengungkap kelamnya dunia hiburan Korea Selatan. Berkat gerakan ini, banyak aktor dan sutradara yang terungkap pernah melalukan pelecehan seksual.
Kontroversi yang lain meliputi skandal kencan, perseteruan hingga penipuan yang melibatkan orangtua artis. WowKeren pun merangkum 10 kasus dan kontroversi terheboh sepanjang 2018. Berikut ulasannya.
(wk/chus)1. Aktor Jo Min Ki Bunuh Diri Usai Terlibat Kasus Pelecehan Seksual
Februari lalu, aktor Jo Min Ki terungkap telah melakukan pelecehan seksual. Tak tanggung-tanggung, ada sekitar 20 wanita yang memberikan kesaksian kepada polisi terkait pelecehan seksual yang dilakukannya.
Terungkapnya kasus pelecehan seksual yang dilakukan Jo Min Ki berawal dari #MeToo Movement yang awal tahun ini merambah Korea Selatan. Sederet nama aktor senior serta sutradara tercatut dalam gerakan tersebut, salah satunya Jo Min Ki yang dikenal lewat perannya di drama SBS "Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo".
Akibat kasus pelecehan seksual yang dilakukan, Jo Min Ki dipecat dari jabatannya sebagai profesor di Universitas Cheongju. Aktor 52 tahun tersebut dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada Maret serta dilarang meninggalkan Korea.
Namun pada 9 Maret, Jo Min Ki ditemukan meninggal dunia pukul 14:00 waktu setempat, diduga karena bunuh diri. Jo Mi Ki ditemukan sang istri di gudang di sebelah tempat parkir bawah tanah. Saat polisi tiba, CPR sedang dilakukan pada aktor kelahiran 1965 itu. Petugas paramedis yang tiba di lokasi kejadian pertama mengatakan bahwa ia pingsan dan tidak memiliki denyut nadi.
Sehari sebelum ditemukan meninggal dunia, Jo Min Ki ternyata sempat mengirim SMS pada sang istri dan mengatakan bahwa dia ingin mencari udara segar. Istrinya menjadi curiga dan mencoba menelepon tapi dia berada di luar jangkauan. Pemakaman Jo Min Ki dilakukan secara privat. Kasus pelecehan seksualnya pun berakhir tanpa tuntutan karena tersangka meninggal dunia.
2. Lee Seo Won Lakukan Pelecehan Seksual, Dipecat 'Music Bank' dan Diam-Diam Wamil
Lee Seo Won mengejutkan dunia entertainment Korea Selatan dengan kasus pelecehan seksual yang dituduhkan padanya. Bagaimana tidak, aktor kelahiran 1997 itu sedang berada di puncak karir. Saat itu ia tengah menjadi MC program musik "Music Bank" KBS serta membintangi sejumlah drama populer seperti "The Liar and His Lover" dan "Hospital Ship".
Menurut pernyataan polisi, korban pelecehan seksual yang dilakukan Lee Seo Won adalah selebriti perempuan. Pada peristiwa yang terjadi 8 Mei lalu ini, Lee Seo Won memaksa melakukan kontak fisik, namun korban menolaknya. Korban kemudian menghubungi sang kekasih untuk meminta bantuan dan membuat Lee Seo Won marah lalu mengancamnya dengan senjata.
Melalui agensi, Blossom Entertainment, Lee Seo Won mengakui perbuatannya dan meminta maaf. Ia menjalani pemeriksaan pertama di Kantor Kejaksaan Distrik Timur Seoul pada 24 Mei. Sidang perdananya digelar pada 12 Juli setelah ditunda selama seminggu. Selama persidangan, Lee Seo Won mengaku tidak bisa mengingat apa pun saat kejadian.
Hingga kini, sidang kasus pelecehan seksual yang dilakukan Lee Seo Won masih belum selesai. Ia dijadwalkan untuk menghadiri sidang keempatnya di Pengadilan Distrik Timur Seoul pada 22 November. Namun ia tidak bisa hadir karena ternyata sudah menjalani wajib militer sejak 20 November.
Akibat kasus ini, Lee Seo Won dipecat dari posisinya sebagai MC "Music Bank". Ia juga masuk dalam daftar sosok terburuk di 2018 versi reporter media Sports Today.
3. Skandal Kencan Hwayoung dan Entertainer LJ Penuh 'Drama'
Entertainer LJ sukses menggegerkan publik dengan sederet foto mesra bersama Hwayoung yang diunggahnya ke Instagram pada 23 Agustus lalu. Pria 41 tahun tersebut menuai kontroversi karena mengaku sebagai pacar Hwayoung.
Agensi Hwayoung, Imagine Asia membantah artisnya menjalin hubungan dengan LJ dengan menegaskan mereka hanya sebatas teman. Sementara kakak kembar Hwayoung, Ryu Hyoyoung mengancam akan melaporkan tindakan LJ yang dinilai sebagai pencemaran nama baik.
Pada 24 Agustus, Hwayoung melakukan wawancara eksklusif bersama Sport DongA untuk secara menanggapi klaim LJ dan menceritakan kisahnya sendiri. Ia mengatakan mereka tidak berpacaran selama dua tahun, seperti yang disampaikan LJ, tapi hanya berhubungan singkat. Yang mengejutkan, Hwayoung mengaku sering diperlakukan kasar hingga membuatnya berusaha melarikan diri selama dua bulan terakhir.
Menyusul pengakuan Hwayoung tentang kekerasan dalam pacaran, LJ merespon lewat wawancara. Ia menuding semua yang dikatakan Hwayoung adalah bohong. LJ memberi klarifikasi lewat cerita versinya. Ia mengaku sering diperlakukan kasar oleh Hwayoung dan dijadikan supir.
Setelah perang pernyataan, LJ mengaku telah menghapus foto-foto tersebut demi ketenangan diri. Hal tersebut menimbulkan spekulasi jika LJ dan Hwayoung telah berbaikan. Namun LJ membantahnya.
4. Kasus Goo Hara vs Mantan Pacar, Pemukulan Hingga Heboh Video Seks
Goo Hara menghebohkan dunia hiburan Korea dengan kasus perseteruanya melawan mantan pacar, Choi Jong Bum. Pada 13 September lalu, Kepolisian Gangnam, Seoul, menerima laporan dari Choi Jong Bum bahwa Goo Hara telah menyerangnya.
Menurut Choi Jong Bum, perselisihan terjadi dipicu oleh keputusannya untuk mengakhiri hubungan dengan Goo Hara. Mantan member Kara itu disebut langsung mengamuk dan menyerang dan mencakar wajahnya.
Namun Goo Hara mengatakan bahwa mereka sama-sama melakukan penyerangan secara fisik. Foto Goo Hara mengalami lebam-lebam pun beredar. Saat polisi mulai menginvestigasi kasus, Goo Hara mendadak mengungkap ingin berdamai. Tak lama kemudian, Dispatch mengungkap bahwa Choi Jong Bum berniat merilis video seks dengan Goo Hara sebagai upaya untuk menghancurkan reputasi sang artis.
Bersamaan dengan itu, rekaman CCTV yang memperlihatkan Goo Hara berlutut di hadapan Choi Jong Bum beredar. Publik yang awalnya membela Choi Jong Bum pun langsung berbalik menyerang pria tersebut. Choi Jong Bum membela diri dengan mengatakan bahwa video seks dibuat atas permintaan Goo Hara.
Saat ini, Goo Hara masih belum menyelesaikan kasusnya dengan Choi Jong Bum. Keduanya bersikukuh dengan klaim berbeda. Choi Jong Bum mengatakan ia diserang Goo Hara. Sedangkan Goo Hara mengatakan mereka saling menyerang. Goo Hara juga memberikan kesaksian pada polisi bahwa Choi Jong Bum memerasnya dengan ancaman mengungkapkan video seks setelah perseteruan, yang dibantah oleh Choi Jong Bum.
Pada 7 November, polisi mengumumkan bahwa mereka akan meneruskan kasus kedua belah pihak ke kejaksaan. Dakwaan ditujukan pada Goo Hara untuk pencederaan tubuh dan Choi Jong Bum untuk pencederaan, pemerasan dan kekerasan seksual.
5. Kasus Penganiayaan The East Light oleh CEO Agensi, Ditampar Hingga Dijerat Senar Gitar
Pada 18 Oktober, media Korea Xportnews mengungkap kabar mengejutkan dari The East Light. Grup band beranggotakan enam orang tersebut mengalami tindak penganiayaan mulai verbal hingga fisik.
Sejak 2015, The East Light menerima penganiayaan secara verbal dari Kim Chang Hwan, CEO Media Line Entertainment yang merupakan agensi yang menaungi mereka sekarang. Para member juga dianiaya secara fisik oleh produser A.
Menurut seorang sumber, produser A tak hanya menyerang dan menghukum para member The East Light secara verbal. Grup band yang anggotanya masih di bawah umur ini juga menerima perlakuan kejam seperti ditampar pada bagian wajah, dipukuli dengan tongkat baseball, microphone metal dan masih banyak lagi.
Belum cukup, A juga menjerat leher salah satu member dengan senar gitar dan menariknya setiap kami member tersebut membuat kesalahan pada penampilan live. Saat para member mengeluhkan perlakuan kejamnya, A mengancam mereka dengan mengatakan, "Aku akan membunuh kalian".
Akibat perlakuan kejam A ini, para member The East Light mengalami pendarahan di kepala hingga memar-memar di pantat. CEO Kim Chang Hwan kabarnya tak hanya membiarkan A memperlakukan para member dengan kejam tapi juga mengata-ngatai dan mengancam mereka. Setelah melihat A mengunci para member dan menganiaya mereka, ia hanya berkomentar, "Jangan terlalu keras".
November lalu, produser The East Light, Moon Young Il telah dipanggil polisi untuk proses penyelidikan. Dia dimintai keterangan yang berhubungan, seperti detail waktu dan proses tindak kekerasan. Proses pengadilan kasus ini masih berlanjut hingga sekarang. Bahkan kini, Moon Young Il telah ditahan menjelang persidangannya.
Menurut keterangan kuasa hukum dari Lee Suk Chul cs, Moon Young Il telah ditahan pada Kamis (20/12). Produser ini ditahan atas tuduhan tindak kekerasan yang luar biasa dan berulang kali. Pengacara Jung ji Seok juga menjelaskan jika saat ini Kantor Polisi Bangbae tengah menyelidiki CEO dan petinggi Media Line Entertainment, Kim Chang Hwan dan Lee Jung Hyun. Mereka diduga telah bersekongkol dan terlibat dalam kasus kekerasan ini. Pengacara juga mengatakan jika Moon Young Il akan ditahan selama 10 hari kedepan. Sang produser akan dijatuhi hukuman jika tidak ada halangan apapun.
6. Kontroversi HyunA Hengkang dari Cube Entertainment Usai Ngaku Pacari E'Dawn
Kontroversi hengkangnya HyunA dan Cube Entertainment sukses menyedot perhatian publik. Mengingat kontroversi berawal dari skandal kencannya dengan E'Dawn Pentagon yang cukup mengejutkan.
Kontroversi diawali oleh berita kencan HyunA dan E'Dawn. Cube Entertainment membantah dan mengatakan hubungan mereka tidak lebih dari kedekatan senior-junior semata. Namun HyunA mengumumkan bahwa mereka sudah berpacaran selama dua tahun lewat Instagram pribadinya.
HyunA mengaku dirinya dan E'Dawn lebih memilih jujur daripada membohongi fans. Ternyata pernyataan HyunA menyulut kemarahan Cube Entertainment. Sejak saat itu kegiatan mereka dihentikan oleh Cube.
Cube Entertainment mengumumkan jika HyunA dan E'Dawn dikeluarkan pada September usai mengakui hubungan asmara mereka melalui wawancara eksklusif. Namun agensi menarik kembali pernyataan dengan alasan harus mendiskusikannya lebih lanjut. Disusul oleh pengumuman bahwa E'Dawn akan hiatus tanpa batas waktu dari kegiatan Pentagon.
Pada 5 Oktober, HyunA memutuskan keluar dari Cube Entertainment. Sumber mengatakan jika ia merasa sakit hati karena dikeluarkan tanpa pemberitahuan. Tak lama kemudian, E'Dawn juga ikut hengkang dari agensi yang membesarkan namanya tersebut. HyunA sempat mengungkap kekecewaannya pada Cube.
Pasca hengkang dari Cube, HyunA dan E'Dawn tak sungkan lagi mengumbar kemesraan mereka sebagai pasangan kekasih. Keduanya bahkan sering tampil di depan publik bersama.
7. Lee Jong Suk Tertahan di Bandara Soekarno-Hatta Hingga Akhirnya Dideportasi
Lee Jong Suk menggelar fanmeeting di Kota Kasablanka, Jakarta pada 3 November. Namun acara membahagiakan tersebut justru berujung menjadi masalah. Saat hendak pulang ke Korea Selatan, Lee Jong Suk dan stafnya tertahan di bandara Soekarno-Hatta karena paspor miliknya beserta staf disita pihak berwenang.
Lee Jong Suk menceritakan bagaimana ia dan stafnya sampai tertahan di bandara melalui postingan di Instagram pribadinya pada 5 November. Ia menjelaskan bahwa Yes24 selaku promotor fanmeeting melaporkan keuntungan lebih rendah dari yang mereka dapatkan. Meski ia dan stafnya tidak berhubungan dengan masalah ini, paspor mereka tetap ditahan untuk keperluan penyelidikan.
Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Teodorus Simarmata membantah kabar penahanan terhadap Lee Jong Suk di Jakarta. Teodorus menyampaikan bahwa pihak imigrasi hanya menjalankan tugasnya terkait keberadaan dan aktivitas warga negara asing di Indonesia. Lee Jong Suk hanya dipanggil untuk dimintai keterangan.
Tak lama kemudian, Teodorus Simarmata mengatakan bahwa Lee Jong Suk akan dideportasi ke negara asalnya. Terungkap bahwa bintang drama "While You Were Sleeping" tersebut tiba di Indonesia tidak menggunakan visa yang sesuai dengan kegiatannya.
Yes24 membantah bahwa pihaknya telah melakukan kesalahan seperti yang diberitakan dan mengaku ditipu oleh pihak ketiga. Mereka menjelaskan bahwa Jong Suk datang ke kantor Imigrasi Jakarta Selatan hanya untuk mengambil paspor dan visa yang telah diberi stempel karena sudah diizinkan pulang ke negara asalnya, bukan dideportasi.
Namun agensi tetap tak terima dengan kejadian ini, agensi Lee Jong Suk mengatakan akan mengambil tindakan hukum tegas pada promotor juma fans di Jakarta. Mereka menyebut Yes24, Yumetomo serta Creative Lab bersalah atas kejadian kurang menyenangkan ini.
8. Kontroversi Kaus Bom Atom Jimin, BTS Dikecam Netizen Jepang dan Organisasi HAM Yahudi
Kontroversi berawal dari ditundanya penampilan Bangtan Boys di "Music Station" secara mendadak oleh TV Asahi Jepang pada November lalu. RM (Rap Monster) dan kawan-kawan urung tampil di acara tersebut diduga karena kaus dengan pesan patriotisme bergambar bom atom yang pernah dikenakan Jimin BTS.
Fans Korea yakin memanasnya hubungan politik antara Korea Selatan dan Jepang belakangan ini menjadi penyebab utama TV Asahi menunda penampilan BTS. Selain itu, pengadilan Korea Selatan menuntut agar Jepang memberikan kompensasi terhadap para korban kerja paksa di masa perang dari Perang Dunia II yang diperlakukan tidak adil. Kontroversi kaus Jimin yang dikenakannya hampir dua tahun lalu di "Bon Voyage" membuat masalah semakin panas.
Netter Jepang mengecam Jimin yang dinilai menyinggung perasaan mereka. Gambar bom atom di kaus Jimin disebut merujuk ke peristiwa sejara di mana dua kota di Jepang yaitu Hiroshima dan Nagasaki dijatuhi bom atom pada Perang Dunia II tahun 1945. Netter Jepang pun meminta agar BTS dilarang tampil di semua program TV apapun.
Kontroversi semakin memanas saat Simon Wiesenthal Center, sebuah organisasi Hak Asasi Manusia Yahudi yang terkemuka menerbitkan sebuah artikel terkait dengan kontrovesi kaus yang dikenakan Jimin BTS pada 11 November. Mereka mengatakan bahwa yang dilakukannya jelas merendahkan sejarah yang ada.
Simon Wiesenthal Center juga mengungkit masalah lain yaitu tentang salah satu member BTS berpose untuk pemotretan dengan mengenakan simbol Nazi. Mereka menuntut agar BTS meminta maaf.
Big Hit Entertainment selaku agensi akhirnya merilis pernyataan resmi melalui akun Twitter resmi pada 13 November. Agensi menyampaikan permintaan maaf dan menjelaskan bahwa mereka akan mengambil sejumlah untuk menyelesaikan kontroversi. Di hari yang sama, Jimin juga menanggapi kontroversi yang menimpa BTS dalam konser "Love Yourself" yang digelar di Tokyo Dome, Jepang.
9. Kasus Orangtua Seleb Korea Tak Bayar Hutang, Mulai Rain, Tiffany Hingga Minhyuk BTOB
Kasus hutang piutang yang melibatkan orangtua selebritis tengah marak di Korea selama dua bulan terakhir. Dimulai dari kasus orangtua Rapper Microdot yang cukup mengejutkan publik karena melarikan diri dari Korea setelah meminjam uang dalam jumlah besar dari teman, tetangga dan kenalan.
Usai Microdot, rapper Dok2 juga terlibat masalah serupa. Selanjutnya, nama Rain menjadi perbincangan publik karena orangtuanya dituduh tidak membayar hutang. Seorang netter mengklaim orangtua suami Kim Tae Hee tersebut memiliki hutang 25 juta Won (sekitar Rp 320,9 juta) dan belum membayarnya.
Nama selanjutnya yang cukup mengejutkan publik adalah Tiffany. Ayah Tiffany disebut meminjam uang kepada Mr. A, namun tak kunjung mengembalikannya meski sudah ditagih berkali-kali. Mr. A bahkan mengungkapkan kalau ayah dari penyanyi kelahiran 1989 itu menyewa mafia untuk mengancamnya.
Sedangkan baru-baru ini, Minhyuk BTOB menambah daftar kasus penipuan orangtua artis di Korea. Seorang pria bernama Mr. Lim mengaku sebagai korban dari ayah Minhyuk BTOB. Ayah Minhyuk meminjam uang darinya sebanyak 100 juta won (sekitar Rp 1,29 miliar) pada Agustus 2008 dan hanya dikembalikan setengahnya.
10. Kontroversi Kwon Kwangjin N.Flying Kencani Manajer Fansite Hingga Lecehkan Fans
Kwon Kwangjin yang merupakan bassist grup band N.Flying mengejutkan publik dengan sederet skandal. Ia menuai kontroversi karena mengencani manajer fansite. Tak hanya itu, idol kelahiran 1992 tersebut diduga melakukan pelecehan seksual pada penggemar saat menghadiri fansign.
Pada 18 Desember, sebuah postingan Pann berisi keluhan penggemar yang mengaku pernah menerima perlakuan tidak pantas dari Kwangjin. Mulai dari pelecehan secara verbal, tindakan tidak senonoh hingga penghinaan. Fans juga mengatakan bahwa Kwangjin sering merugikan member yang lain. Mereka memboikot Kwangjin dan memintanya untuk hengkang.
Tak lama kemudian, FNC Entertainment selaku agensi mengungkap jika Kwon Kwangjin secara sukarela mundur sebagai member N.Flying. Agensi juga menyatakan akan berusaha mencari kebenaran dibalik rumor itu dan jika terbukti rumor tersebut palsu, mereka akan mengambil tindakan tegas.
FNC Entertainment akhirnya merilis pernyataan resmi bahwa Kwon Kwangjin dikeluarkan dari N.Flying. Namun mereka belum menjelaskan tentang nasib grup selanjutnya.