Segera dilangsungkan pada 17 Januari 2019 mendatang, bagaimana tanggapan Sandiaga Uno terhadap isu pelanggaran HAM yang sering dikaitkan dengan Prabowo?
- Silmi Amalia Fidareni
- Senin, 31 Desember 2018 - 10:55 WIB
WowKeren - Pemilihan Presiden Indonesia akan segera dilangsungkan pada bulan April 2019 mendatang. Sebelumnya, akan digelar acara debat Calon Presiden dan Wakil Presiden Indonesia yang rencananya dilangsungkan pada 17 Januari 2019.
Berbagai persiapan telah dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum dan juga beberapa stasiun televisi yang akan menayangkannya. Kendati demikian, pemilihan moderator dalam acara debat Capres dan Cawapres Indonesia sempat menuai kontroversi. Pasalnya, menurut kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, nama Ira Koesno dinilai dipilih atas usulan kubu Joko Widodo-Ma'aruf Amin.
Akan tetapi, kubu Jokowi telah memberikan bantahan soal ini. Mereka menyatakan bahwa Ira Koesno dipilih atas usulan KPU. Pihak Prabowo sendiri juga dinilai sudah menyetujui soal hal ini. Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief, mengaku lebih mengusulkan nama Rosiana Silalahi sebagai moderator.
Mengesampingkan kontroversi mengenai moderator debat, cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno mengaku tak khawatir. Apalagi, jika nanti dirinya disinggung mengenai isu Hak Asasi Manusia (HAM) yang sempat menyeret nama pasangannya, Prabowo Subianto, beberapa kali.
Menurut Sandi, isu HAM yang menyeret nama Prabowo ini memang kerap muncul menjelang tahun politik. Selama 20 tahun ini, kasus tersebut juga belum bisa dibuktikan. Oleh karena itu, pria yang pernah menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta ini mengaku akan menanggapinya dengan santai.
"Pak Prabowo sudah 20 tahun lebih dipermasalahkan dengan hal yang sama, dan timbulnya dari wartawan setiap lima tahun sekali. Kami menanggapinya secara tulus ikhlas karena kami menganggap ini bagian dari politisasi kasus-kasus," ujar Sandi ditemui di Karanganyar pada Minggu (30/12). "Sudah lebih dari lima presiden yang berkesempatan memproses itu. Dan terbukti Pak Prabowo sama sekali tidak terlibat."
Diketahui, nama Prabowo kerap dikaitkan dengan isu pelanggaran HAM yang terjadi pada tahun 1998. Sebelumnya, muncul dugaan bahwa tim Jokowi akan menjadikan isu tersebut sebagai bahan serangan untuk kubu Prabowo-Sandi pada saat debat.
(wk/silm)