Ini Kata Tiffany Soal Opini tentang Artis K-Pop yang Jadi Robot Bentukan Agensi
Selebriti

Tiffany mengakui kalau imej yang ia tampilkan merupakan persepsi bagaimana seorang bintang K-Pop yang ideal.

WowKeren - Stereotip tertentu kerap disematkan pada idol K-Pop, salah satunya bahwa mereka bagaikan robot bentukan agensi. Stereotip ini muncul lantaran idol K-Pop umumnya "ditemukan" agensi sebelum menjalani training lalu debut dengan konsep sesuai kehendak agensi.

Stereotip ini menjadi bahasan Tiffany Girls' Generation dalam wawancaranya dengan ID:Kpop baru-baru ini. Dalam wawancaranya, penyanyi kelahiran 1988 itu tak menyangkal stereotip tersebut tersebut.


"Aku tidak akan menyangkalnya," ujar Tiffany, yang menyiratkan kalau memang ada aspek bisnis dalam K-Pop yang kerap kali dikritik karena dianggap menghalangi kreativitas para bintang-bintang muda. Namun menurutnya, ada keuntungan dari sistem tersebut, dan ia tahu itu akan membawa pada kesempatan yang lebih baik.

"Aku mungkin tidak menyukainya atau aku mungkin tidak memahaminya saat itu (awal memulai karier)," lanjutnya. "Tapi instingku bilang itu masuk akal atau ada gambaran yang lebih besar untuk ini.

Berkaitan dengan stereotip tadi, Tiffany disinggung soal karier solo masing-masing personel Girls' Generation yang berbeda satu sama laim. Pelantun "Over My Skin" itu juga mengakui kalau imej yang ia tampilkan selama sebagian besar kariernya merupakan persepsi bagaimana seorang bintang K-Pop yang ideal.

"Aku bisa bilang, 'Aku kan sudah bilang'," kata Tiffany. "(Karena) kalau kau mau meluangkan waktu, kalau kau melihat pertumbuhan dan perkembangannya, kami semua (Girls' Generation) hanyalah manusia."

"Aku sudah terprogram untuk tersenyum, baik, manis, sopa," ungkap Tiffany. "Aku tidak melakukannya karena terpaksa, tapi karena aku percaya pada kebaikan. Dan ada aspek kultural di mana aku merasa aku harus menjaga imej tertentu."

You can share this post!

Related Posts
Loading...