Prabowo mengatakan bahwa kondisi Sandiaga yang muda dan fit akan memudahkan keduanya untuk berbagi peran.
- Wahyu
- Senin, 28 Januari 2019 - 10:56 WIB
WowKeren - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto secara tidak langsung menyindir calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo alias Jokowi. Hal tersebut terkait calon wakil presiden yang mendampingi masing-masing Capres.
Prabowo bersyukur bahwa Sandiaga Uno menjadi pendamping dirinya sebagai calon wakil presiden. Berbeda dengan Jokowi, Capres nomor 01 tersebut berpasangan dengan Ma'ruf Amin yang sudah diketahui berusia lanjut.
Prabowo menuturkan bahwa kondisi Sandiaga yang masih muda dan fit akan memberikan keuntungannya sendiri. Misalnya saat dirinya dan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu berbagi peran nantinya.
Prabowo mencontohkan misalnya saat dirinya jatuh sakit sedangkan ia memiliki agenda untuk berkeliling Indonesia. Sandiaga akan dengan mudah menggantikan peran Prabowo.
"Untung saya dapat wakil yang muda dan fit," kata Prabowo di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Sabtu (26/1). "Kalau presidennya agak kurang enak badan, wakilnya bisa keliling."
Tak hanya bersyukur Sandiaga menjadi calon wakilnya, Prabowo mengaku ia cukup prihatin dengan kondisi bangsa ini. Menurutnya, ada banyak kaum intelektual di negara ini.
Namun sayangnya, Prabowo menilai bahwa para kaum intelektual tersebut lebih memilih untuk diam melihat ketidakadilan yang terjadi di Indonesia. Ia sangat menyayangkan sikap mereka yang seolah-olah diam saja bahkan ketika kedaulatan Indonesia diserahkan kepada bangsa lain.
"Saya merasa terus terang saja beberapa tahun ini saya prihatin melihat kaum intelektual Indonesia seolah diam di tengah ketidakadilan," lanjut Prabowo. "Diam di tengah pendzaliman rakyat, diam di tengah kemiskinan bangsa, diam di tengah diserahkannya kedaulatan kepada bangsa lain."
Tak cukup sampai di situ, dalam kesempatan itu Prabowo juga kerap menunjukkan cibiran kepada Capres petahana, Jokowi. Ia menyinggung aktivitas pidato dengan menggunakan teks. Menurutnya, pidato dengan teks justru akan membuat hadirin merasa cepat bosan.
"Males saya kalau pidato baca teks," ungkap Prabowo. "Bayangkan kalau saya teks. Kalian bosan semua kan."
Sebab, Prabowo sendiri mengaku bahwa jika dirinya berpidato akan memakan waktu yang cukup lama. Sehingga jika ia berpidato menggunakan teks, tak menutup kemungkinan para hadirin akan melempar sepatu ke arahnya.
"Lama-lama kalian lempar sepatu ke saya," imbuh Prabowo. "Jadi serba susah saya ini ada yang bilang jangan terlalu lama Pak Prabowo kasih pidato. Ya kalau saya kasih pidato ya lama."
(wk/wahy)