Tim Kampanye Jokowi Sebut Ucapan Prabowo Terkait 'Pencetak Utang' Rendahkan Seluruh Pegawai Kemenkeu
Nasional

Selain itu, Karding menghimbau Prabowo untuk berhenti menyampaikan pernyataan-pernyataan yang memprovokasi

WowKeren - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding menilai penyataan Prabowo Subianto yang mengkritik dan menyebut menteri keuangan sebagai pencetak utang telah merendahkan orang lain. Menurutnya, tidak hanya melukai menteri keuangan, namun juga seluruh pegawai Kementrian Keuangan (Kemenkeu) dan keluarganya di seluruh Indonesia.

"Ucapan Prabowo itu makin menunjukkan karakter politiknya yang agresif dan suka merendahkan pihak lain," ujar Karding melalui pesan singkat seperti yang dikutip dari CNN Indonesia. "Itu seolah menunjukkan apa yang mereka (pegawai Kemenkeu) lakukan bukan menyelesaikan masalah negara tapi justru menambah beban negara."

Karding juga mengatakan bahwa ucapan calon presiden nomor urut 02 tersebut dapat dikategorikan sebagai bentuk penghinaan terhadap lembaga negara. Pasalnya, Kemenkeu merupakan institusi pemerintah yang dilindungi Undang-Undang.

"Utang dalam sebuah negara itu hal yang lazim. Indonesia sudah berutang sejak 1946," katanya. "Negara mana di dunia yang tidak utang? Yang terpenting bukan soal kita utang atau tidak tapi untuk apa kita berutang."


Selain itu, Karding menghimbau Prabowo untuk berhenti menyampaikan pernyataan-pernyataan yang memprovokasi. Menurut karding, selama ini utang pemerintah ditujukan untuk hal-hal yang bersifat produktif mulai dari belanja pegawai hingga pembangunan infrastruktur di berbagai daerah.

Jangan hanya karena ingin merebut kekuasaan rakyat kemudian dicekoki kebencian," lanjutnya. "Sebab yang akan rugi adalah seluruh bangsa ini."

Sebelumnya, Prabowo menyampaikan kritik pada pemerintah saat memberikan pidato di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah. Dalam pidatonya itu, ia menyebut bahwa menteri keuangan tak ubahnya menteri pencetak utang.

"Kalau menurut saya, jangan disebut lagi lah ada Menteri Keuangan," kata Prabowo di Jakarta Timur, Sabtu (26/1). "Mungkin menteri pencetak utang." Ia kemudian menyoroti utang Indonesia yang tak kunjung habis. Ia mengkritik keras pemerintah yang disebutnya bangga berutang. "Utang menumpuk terus, bangga berutang, yang suruh bayar orang lain," lanjut Prabowo.

(wk/nris)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait