Prabowo kritisi arah pemerintahan Indonesia yang sudah berada di jalur yang tak benar sejak bertahun-tahun yang lalu.
- Silmi Amalia Fidareni
- Kamis, 07 Februari 2019 - 09:51 WIB
WowKeren - Jelang Pemilu 2019 yang akan dilangsungkan pada bulan April mendatang, situasi politik di Indonesia sudah semakin memanas. Kedua pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Indonesia mulai saling mengkritisi pernyataan masing-masing.
Akan tetapi, kini bukan untuk presiden petahana, Joko Widodo, Prabowo Subianto justru memberikan kritik terhadap pemerintah terdahulu. Prabowo menyebut era pemerintahan Indonesia sudah salah arah. Ia bahkan sudah merasakannya sejak era pemerintahan Orde Baru.
"Dari awal, dari sekian belas tahun, sekian puluh tahun, dari saya masih di dalam Orde Baru saya sudah melihat arah perkembangan, arah pembangunan Indonesia, sebenarnya arahnya menuju arah yang keliru," ujar Prabowo pada saat menghadiri perayaan ulang tahun ke-20 Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Sports Mall, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Rabu (6/2). Prabowo menilai para elite Indonesia telah gagal membawa negara ini ke arah benar.
Calon presiden dari Partai Gerindra ini terlebih menyoroti kurangnya pemanfaatan kekayaan alam Indonesia yang tak digunakan untuk mensejahterakan rakyat. Kekayaan alam Indonesia ia sebut justru disimpan di luar negeri.
Selain mengkritisi kekayaan alam Indonesia yang tak dimanafaatkan untuk kesejahteraan rakyat, Prabowo juga menyoroti soal para elite Indonesia yang ia nilai telah gagal.
"Saya melihat waktu itu kekeliruannya adalah bahwa elite bangsa ini, elite yang tak ada gunanya. Elite ini gagal memberi arah kepada bangsa, gagal untuk mengelola bangsa ini," terang Prabowo. "Ya, ini saya sampaikan di mana-mana. Banyak yang tidak suka sama saya, yang penting saya bicara apa adanya kepada rakyat indonesia saudara-saudara."
Sebelumnya, dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga memberikan kritik soal ketidakbebasan berpendapat yang menyerang musisi Ahmad Dhani dan beberapa orang pendukungnya. Dalam momen ini, Prabowo juga sempat dilaporkan salah menyebutkan nomor urutnya menjadi 01, yang seharusnya adalah 02.
"Jadi sabar, berapa hari lagi ini, 70 hari pas, 70 kali matahari terbit. Cepet sekali. Sekarang tinggal kita menjaga di TPS," terang Prabowo. "Saudara-saudara, Prabowo-Sandi 01, mohon maaf dari awal kita..."
(wk/silm)