Jokowi Sempat Dikira Pekerja Proyek, Warga Ungkap Kebenaran Kunjungan ke Tambak Lorok Bareng Supir
Twitter/jokowi
Nasional

Jokowi bercerita soal kunjungan senyapnya hanya berdua dengan supir ke Kampung Tambak Lorok untuk memantau nelayan di debat capres kedua.

WowKeren - Debat capres kedua sudah berlangsung pada Minggu (17/2) kemarin. Dalam momen debat yang diselenggarakan KPU tersebut, kedua capres membahas mengenai tema debat, yakni energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta infrastruktur.

Pada saat debat berlangsung, capres petahana, Joko Widodo sempat bercerita mengenai momen dirinya meninjau langsung Kampung Tambak Lorok Semarang tanpa pengawalan. Ia pada saat itu menanggapi Prabowo terkait strategi membangun kemaslahatan nelayan di Indonesia.


"Saya hampir tiap minggu bertemu nelayan, ke kampung nelayan. Bahkan bapak ibu bisa tanya di Tambak Lorok, Semarang, jam 12 malam berdua saja dengan sopir untuk memastikan (keluhan nelayan)," ujar Jokowi pada saat debat capres kedua pada Senin (18/2) kemarin. Terkait pernyataan tersebut, warga Tambak Lorok, Semarang turut memberikan kesaksian mereka.

Saat kedatangan Jokowi pada Sabtu (2/2) tengah malam, ketua RW 13 Kelurahan Tanah Mas, Ahmad Sueb, mengaku kaget. Sueb juga sempat mengira Jokowi merupakan pekerja proyek.

"Saya sebenarnya sudah lihat ada orang berpakaian putih duduk di tambatan perahu sama 2 atau 3 nelayan di dermaga," terang Sueb seperti dilansir Detik pada Senin (18/2). "Mendekati kita, nyamperin kita tanya pada lagi ngapain, enggak tahunya Pak Jokowi. Kaget, lha sudah malam."

Sueb menceritakan jika dirinya sempat mengira Jokowi sebagai pekerja proyek. Ia juga membeberkan kebenaran soal Jokowi datang hanya bersama supir dan tanpa pengawalan. "Kita tidak tahu juga beliau bakal datang ke Tambak Lorok karena rencananya tanggal 3 mau ke sini batal. Beliau datang ke Tambak Lorok sama supirnya saja, tidak lihat pengawalan dari pihak Paspampres, TNI atau Polisi. Naiknya Innova," pungkas Sueb.

Dalam momen debat capres kedua, Prabowo menyinggung adanya laporan tidak baik yang tak sampai hingga Jokowi. Namun, capres petahana tersebut berusaha memastikan sendiri beberapa laporan terkait kesejahteraan nelayan, termasuk yang ada di Tambak Lorok.

"Karena betul banyak laporan yang baik, yang tidak baik, tapi saya ingin memastikan sehingga saya ke Tambaklorok," terang Jokowi. "Saya ingin masalah itu langsung masuk ke telinga saya untuk membuat kebijakan."

You can share this post!

Related Posts
Loading...