Isu liar mengenai AHY yang akan gantikan posisi SBY menjadi Ketum Partai Demokrat berhembus lewat pesan WA.
- Silmi Amalia Fidareni
- Selasa, 26 Februari 2019 - 09:58 WIB
WowKeren - Isu mengenai putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan menggantikan posisi sang ayah di Partai Demokrat semakin santer. Isu ini bermula dari pesan singkat yang banyak beredar melalui WhatsApp. AHY disebut akan menjadi Ketua Umum Partai Demokrat menggantikan SBY yang kini tengah fokus menemani istrinya, Ani Yudhoyono, yang tengah sakit.
Kabar yang beredar menyebutkan jika AHY akan dilantik pada bulan Maret mendatang. Berikut pesan yang beredar, Inponya: AHY akan menjadi Ketua Umum Partai Demokrat. Karena ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina sedang sibuk di LN. Sekjen dan Bendum sibuk nyaleg. Maka Ketua Umum diserahkan kepada AHY persisnya pada 1 Maret nanti. Wallahu alam bishawab."
Semakin keras berhembus, AHY juga diisukan akan menggelar orasi nasional pada Jumat (1/3) mendatang. Hal ini disampaikan oleh Wasekjen Partai Demokrat, Putu Supadma Rudana. "Kita tunggu orasi politik AHY pada tanggal 1 Maret 2019 di Jakarta Theater," terang Putu seperti dilansir Detik pada Selasa (26/2).
Akan tetapi, Putu tak menjelaskan detail apakah orasi tersebut terkait dengan isu mengenai AHY yang akan menggantikan SBY. Ia hanya menyebut jika AHY akan melaksanakan tugas dari sang Ketua Umum Partai Demokrat. "Bahwa AHY akan melaksanakan penugasan yang akan diberikan Ketua Umum untuk mengawal PD ke Pileg 2019. Untuk memenangkan Pileg 2019," tegas Putu.
Di sisi lain, bantahan mengenai isu AHY gantikan SBY ini juga dibantah oleh Wasekjen Demokrat, Andi Arief. Ia menyatakan jika penggantian Ketua Umum hanya akan diputuskan lewat kongres.
"Ketum kan nanti di kongres. Ketum akan dipilih di kongres," ujar Andi. "Memang sekarang ada keinginan DPD dan kader agar SBY konsentrasi mengurus Ibu Ani, lalu AHY memimpin kemenangan pileg. Jadi cuma konsentrasi menang pileg. Ketum tetap SBY sampai kongres 2020."
Diketahui, SBY kini tengah berada di Singapura untuk menemani Ani Yudhoyono yang mendapatkan perawatan intensif di National University Singapore. Ani didiagnosis menderita kanker darah. SBY sendiri menjelaskan jika dirinya kini hanya akan fokus untuk mendampingi penyembuhan Ani.
(wk/silm)