Pembicaraan tersebut dilakukan lewat pesan singkat dua hari sebelum berita penangkapan Andi Arief santer beredar.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 05 Maret 2019 - 10:14 WIB
WowKeren - Penangkapan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat (PD) Andi Arief masih santer menjadi pembicaraan publik. Tak hanya di kalangan para elite politik, namun juga warganet.
Bagaimana tidak, Andi yang notabene petinggi PD seharusnya bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Namun sayangnya justru ia sendiri ikut terciduk atas keterlibatannya dengan obat-obatan terlarang.
Ketua DPP PD Jansen Sitindaon menceritakan bahwa sebelum Andi tertangkap, elite PD tersebut sempat berkomunikasi dengan dirinya. Mereka mengobrol lewat pesan singkat WhatsApp pada Sabtu (2/3) pekan lalu.
"Saya terakhir komunikasi dengan bang Andi hari Sabtu ya," kata Jansen dilansir dari Detik pada Selasa (5/3). "Beliau masih mengirim pesan via WA ke saya. Karena Minggu paginya saya terbang ke dapil."
Jansen menjelaskan bahwa dalam komunikasi lewat pesan singkat tersebut, Andi mengirimkan hasil survei nasional terkait elektabilitas Pemilu. Mereka kemudian membahas hasil survei yang telah dirilis oleh tiga konsultan berbeda.
"Bahas survei kalau nggak salah, bahas survei yang baru dirilis ada 3 konsultan itu," jelas Jansen. "Kami bahas survei elektabilitas. Dia kirim survei nasional, bahas itu."
Oleh sebab itu, Jansen mengaku cukup kaget dengan berita penangkapan Andi. Menurutnya, peristiwa tersebut bak petir di siang bolong. Sebab, jika memang Andi terlibat dalam penggunaan narkoba tentu hal ini dapat mencoreng nama baik partai. Tak hanya Jansen, pihak partai juga tidak menyangka atas kejadian ini.
"Kami semua kaget dengan berita ini," imbuh Jansen. "Rasanya seperti petir di siang bolong. Jika itu benar kami tidak menyangka."
Saat ini, pihak partai masih mencari tahu kebenaran kasus Andi. Jansen mengatakan bahwa mereka ingin bertemu dengan Andi secara langsung untuk mendapatkan kejelasan masalah ini.
"Untuk itu maka kami sedang mencari tahu kebenaran terkait masalah ini," tutur Jansen. "Kalau bisa, kami ingin bertemu langsung dengan Bang Andi untuk menanyakan langsung."
(wk/zodi)