Lagu 'Shallow' Lady Gaga - Bradley Cooper Puncaki Tangga Musik Gara-Gara Penipuan Fans
Reuters
Musik

Para penggemar Gaga melakukan penipuan ini dengan iming-iming kopi gratis yang mengatasnamakan Starbucks.

WowKeren - "Shallow" tentunya menjadi salah satu single yang sukses mencetak beragam prestasi di tangga musik. Bahkan soundtrack film "A Star is Born" yang dinyanyikan oleh Lady Gaga dan Bradley Cooper ini berhasil menyapu bersih semua penghargaan bergengsi untuk kategori Best Original Song.

"Shallow" juga tercatat meraih posisi puncak di chart Billboard Hot 100. Dengan raihan ini, single duet Gaga dan Bradley tersebut menjadi soundtrack pertama yang memuncaki chart tersebut setelah "A Whole New World" yang dinyanyikan oleh Peabo Bryson dan Regina Belle sebagai lagu tema film "Aladdin" pada tahun 1993 silam.


Namun di balik pencapaian gemilang ini, rupanya para fans setia Gaga juga turut andil di dalamnya. Bahkan mereka tak segan melakukan penipuan agar lagu sang idola memuncaki tangga musik.

Dilansir NME pada Kamis (7/3), para penggemar Gaga rupanya melakukan penipuan ini dengan mengatasnamakan gerai kopi tersohor, Starbucks. Mereka mengatakan bahwa Starbucks akan memberikan kopi gratis pada siapapun yang memutar lagu "Shallow", kemudian memotretnya dan mengunggahnya ke media sosial sebagai bukti. Bahkan mereka juga tak segan mengirimkan pesan palsu dari akun Starbucks yang seakan memberikan konfirmasi.

Alhasil, cukup banyak orang yang tertipu hingga akhirnya memutar lagu "Shallow" secara sukarela. Bahkan tagar #Shallowbucks yang ditambahkan pada unggahan mereka sempat menjadi trending topic di Twitter. Namun tak berselang lama, akhirnya pihak Starbucks memberikan klarifikasi bahwa promo tersebut hanyalah penipuan belaka.

Usai pihak Starbucks memberi klarifikasi, akhirnya seorang penggemar Gaga yang bernama Nico juga mengonfirmasi penipuan ini. Nico mengklaim bahwa sebenarnya dirinya hanya ingin membantu sang idola agar lagunya memuncaki tangga musik.

"Ya, karena rumor 'Shallow' mungkin akan menjadi nomor satu di Billboard mulai beredar, aku tahu kalau aku harus melakukan sesuatu untuk membantunya dalam penjualan dan streaming, tetapi aku tidak tahu apa yang harus dilakukan pada awalnya. Kemudian suatu hari ketika aku pulang dari sekolah, aku melewati Starbucks dan mendapat ide itu," tutur Nico.

You can share this post!

Related Posts
Loading...