Sandiaga Uno Soal Program Kartu Prakerja Jokowi: Jangan Dinyinyirin
Nasional

Sandiaga meminta agar para pendukungnya tidak meremehkan program kerja yang digaungkan oleh Jokowi tersebut.

WowKeren - Rencana Calon Presiden (Capres) petahana Joko Widodo untuk menerbitkan program kartu prakerja menuai kontroversi. Pasalnya, para pemegang kartu nantinya akan menerima honor cuma-cuma dari pemerintah selama kurun waktu tertentu. Hal ini dinilai mengkhawatirkan karena akan membahayakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menanggapi program kontroversial tersebut, Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno, pun buka suara. Sandi meminta agar para pendukungnya tidak meremehkan program kerja yang digaungkan Jokowi tersebut.

"Sekarang ada ide Kartu Prakerja, karena sekarang mereka menyadari juga bahwa masalah lapangan kerja menjadi masalah," tutur Sandi di hadapan peserta OK-OCE Festival di Kinanti Building, Jakarta, Senin (11/3) sore. "Jangan kita ketawain, jangan kita sindir, jangan kita nyinyirin. Tidak apa-apa."

Sandi pun menilai bahwa ide program prakerja merupakan respon untuk menjawab persoalan lapangan kerja yang semakin sulit. Menurut Sandi, ide tersebut pantas untuk diberi apresiasi.

Meski demikian, Sandi juga menegaskan bahwa masyarakat, khususnya generasi muda, harus berinisiatif menciptakan lapangan pekerjaan. Apalagi menurut Sandi, generasi muda memiliki beragam ide yang kreatif.


"Anak-anak muda Indonesia maunya tangan di atas, enggak mau tangannya di bawah. Bagaimana mereka tangannya di atas?" ujar Sandi. "Buatlah usaha-usaha, jadikanlah mereka sebagai generasi muda yang unggul. Diberikan pelatihan, diberikan pendampingan."

Selain itu, Sandi juga turut membahas tentang program kerja yang telah dirintisnya, One Kecamatan One Center of Entreperneur Ship (OK-OCE). Menurut Sandi, baik program Kartu Prakerja maupun program OK-OCE semuanya patut diapresiasi.

"Keadaaan seperti ini timbul ide-ide luar biasa, mulai dari OK OCE dan semuanya harus kita hargai," jelas Sandi. "Dan di pemerintah Kartu Prakerja itu mungkin salah satu ikhtiar mereka."

Di sisi lain, Jokowi sendiri sudah menegaskan bahwa program Kartu Prakerja bukan berarti pemerintah memberikan gaji kepada pengangguran. Ia juga minta agar publik tak mudah termakan oleh isu-isu semacam itu.

Jokowi menjelaskan bahwa para pemegang kartu nantinya akan menerima dana insentif. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut tidak setuju jika hal itu disamakan dengan pemberian gaji pada pengangguran.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait