Perlu kalian tahu bahwa memasak pasta tidak sembarangan. Banyak kesalahan sepele yang dilakukan dan malah membuat rasa nikmat pasta berkurang.
- Nur Islamiyah
- Selasa, 26 Maret 2019 - 08:54 WIB
WowKeren - Pasta merupakan salah satu makanan khas Italia yang mendunia. Pasta memang sekilas mirip dengan mie, namun tentu keduanya berbeda.
Makanan yang memiliki berbagai bentuk ini terbuat dari tepung terigu, olive oil, telur dan garam. Beberapa jenis pasta yang terkenal di indonesia adalah spageti, fetucini, lasagna, macaroni, fusili, ravioli, penne dan masih banyak lagi.
Saking populernya pasta, di Indonesia sendiri terdapat merek makanan yang memproduksi pasta beserta saus pelengkapnya, yakni La Fonte. Berbagai pasta tersebut dijual kering yang membantu pecinta pasta memasaknya sendiri di rumah dengan mudah.
Namun, memasak pasta sendiri pun enggak semudah itu, lho. Banyak hal kecil yang kita lewatkan sehingga menyebabkan kesalahan yang dapat merubah rasa atau tekstur dari pasta itu.
Berikut 9 kesalahan yang sering dilakukan saat masak pasta. Ayo simak di sini agar dapat memasak pasta dengan benar!
(wk/nris)1. Asal-asalan saat Memilih Pasta
Dried pasta yang dijual di supermarket memang tampak sama saja. Banyak orang yang cenderung memilih pasta murah dan banyak tanpa melihat kualitasnya. Hal ini merupakan salah satu kesalahan yang dilakukan banyak orang.
Beberapa pasta dengan harga murah memiliki zat penguat rasa dan proses pengeringan yang dipercepat, sehingga tidak akan menghasilkan pasta dengan tekstur sempurna. Nah, maka dari itu, pilih lah pasta berkualitas. Mahal sedikit tak apa, yang penting membuat kalian tidak menyesal membelinya.
2. Kekurangan Air saat Merebus Pasta
Tidak banyak yang tahu cara merebus pasta yang benar. Kebanyakan orang hanya merebusnya di dalam air tanpa memastikan pasta terendam sempurna. Jika air yang digunakan tidak banyak, kemungkinan tingkat kematangan pasta tidak merata.
Pasta membutuhkan air yang banyak saat direbus. Bahkan pasta harus mengembang dalam panci rebusan air tersebut. Gunakan lima hingga enam liter air untuk merebus satu pak pasta.
3. Memasukkan Pasta saat Air Kurang Mendidih
Kesalahan selanjutnya yang banyak dilakukan adalah memasukkan pasta ke dalam air yang belum mendidih. Kalian enggak perlu terburu-buru saat memasukkan pasta di dalam air. Tunggu hingga mendidih dan mengeluarkan gelembung-gelembung air.
Setelah itu, masukkan pasta kering hingga terendam sempurna. Jika kalian memasukkan pasta ke dalam air yang belum mendidih, maka pasta akan lengket dan menggumpal. Tentu teksturnya jadi enggak enak saat dimakan, kan.
4. Tidak Memasak Pasta hingga Al Dente alias 'Pas'
Tingkat kematangan pasta yang pas disebut sebagai al dente oleh orang Italia. Tingkat kematangan tersebut berupa tekstur yang masih padat, tidak terlalu keras dan terlalu lembek.
Nah, buat yang belum berpengalaman pasti agak sulit menentukan tingkat kematangan al dente ini. Cara mengetahuinya mudah. Kalian hanya perlu mengambil satu pasta contohnya spageti kemudian gigit. Jika terlihat titik putih kecil di bagian tengahnya, maka pasta tersebut sudah al dente.
5. Tidak Menaburkan Garam saat Merebus Pasta
Nah, banyak yang tidak tahu bahwa saat merebus pasta kalian harus menambahkan garam. Banyak yang mengira menambahkan garam akan membuat pasta terasa asin. Padahal, pasta tidak akan menyerap semua garap yang larut pada air rebusan.
Garam ditambahkan ke dalam air rebusan agar permukaan pasta jadi tidak licin dan sedikit kasar. Kalian hanya perlu mengambil sejumput garam dan taburkan pada rebusan air.
6. Mengeringkan Pasta
Langkah satu ini juga kerap dilakukan banyak orang, yakni mengeringkan pasta. Perlu kalian tahu bahwa pasta tidak perlu dikeringkan dari air rebusan. Hal itu membuat pasta akan kehilangan pati yang membuat sausnya menempel.
Jika pasta sudah matang, kalian hanya perlu meletakkan di wadah saringan agar tidak terlalu berair. Kalian juga enggak perlu membilas pasta dengan air bersih lagi, ya.
7. Membuang Air Rebusan Pasta
Kalian juga enggak perlu membuang air rebusan pasta. Kalian dapat menggunakannya untuk memasak saus pasta, lho. Air pasta tersebut nantinya akan mengikat saus pasta sehingga bumbu dan bahan saus akan lebih menyatu. Pasta yang kalian masak akan lebih mantap!
8. Bentuk Pasta Tidak Sesuai dengan Jenis Sausnya
Memilih bentuk pasta dengan saus yang akan kalian buat juga terbilang cukup penting, lho. Pada dasarnya, pasta yang flat dan lebih panjang akan cocok jika dimasak dengan olive oil atau saus yang creamy. Sementara bentuk yang lebih kecil dan pendek, akan lebih cocok untuk saus-saus yang gurih.
9. Tidak Memasak Pasta dengan Sausnya
Umumnya, banyak orang yang memasak pasta hanya menuangkan saus di atas pasta. Hal tersebut merupakan cara yang salah. Pasta seharusnya dicampur dan dimasak dengan pasta. Kalian juga harus memastikan waktu yang tepat agar tidak overcooked. Mengaduk pasta dengan saus akan membuatnya meresap dengan baik ke dalam pasta.
Di sisi lain, ketahui jenis makanan yang sebaiknya enggak dimasak dengan wajan besi di sini. Intip pula keunikan 15 diorama yang terbuat dari makanan di sini.