PAN Bersyukur Mahfud MD Tak Jadi Cawapres Jokowi: Kalau Beliau, Prabowo-Sandiaga Langsung Kalah
Nasional

Zulhas membeberkan cerita bahwa Jokowi pernah berdisuksi dengannya mengenai kandidat Cawapres.

WowKeren - Keterpilihan Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden kerap menjadi kontroversi karena alasan tertentu. Tak sedikit pula yang meragukan Ma'ruf karena usianya yang terlalu tua untuk menjadi Wapres. Namun, siapa sangka jika selain Ma'ruf, ada sosok lain yang pernah disebut-sebut akan mendampingi Joko Widodo alias Jokowi di Pilpres nanti.

Sosok tersebut tak lain adalah Mahfud MD. Hal itu sebagaimana dikatakan oleh Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan alias Zulhas. Zulhas mengatakan bahwa Jokowi pernah berujar kepadanya bahwa kemungkinan Mahfud lah yang akan mendampinginya maju ke Pilpres 2019.

"Pak Jokowi itu bilang kemungkinan Pak," kata Zulhas di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (28/3). "Sudah hampir, kata Pak Jokowi ini hampir pasti Prof Mahfud."

Zulhas bercerita bahwa dirinya sempat dipanggil oleh Jokowi sehari sebelum pengumuman Cawapres. Ia pun mengaku sempat menyampaikan dukungannya jika Jokowi memilih Mahfud. "Bapak (Jokowi) kalau pilih Prof Mahfud tidak salah," imbuhnya.


Meski demikian, Zulhas justru bersyukur karena Mahfud tak jadi Cawapres pendamping Jokowi. Sebab, ia tak yakin jika Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mampu mengalahkan Jokowi dan Mahfud. Disebutnya, tak menutup kemungkinan Prabowo-Sandiaga akan kalah telak jika Jokowi memilih Mahfud sebagai calon wakilnya.

"Kalau Prof Mahfud kita langsung kalah Prof. Mungkin ini jangan-jangan takdir Tuhan barang kali ya," tutur Zulhas. "Prof Mahfud jadi wakil Pak Jokowi tidak ada perlawanan. Kata orang Lampung, selesai tuh barang."

Zulhas menyebut bahwa dirinya cukup mengenal Mahfud. Ia menilai bahwa Mahfud adalah sosok yang tegas tidak mudah terpengaruh pihak sana-sini. Dikatakannya, ia pernah bekerja sama dengan Mahfud saat Pilpres 2014 yang menjabat sebagai Ketua Timses Prabowo-Hatta Rajasa.

"Tidak hanya yang Islam yang suka sama Prof Mahfud, teman-teman yang lain juga suka," lanjut Zulhas. "Karena memang pandangannya itu lurus, adil. Tidak ikut sana-sini, yang benar ya benar."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait