Sebuah foto pria berkacamata dengan kondisi setengah telanjang menjadi bahasan pengguna medsos. Pria tersebut diduga merupakan tenaga ahli kantor staf kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin.
- Silmi Amalia Fidareni
- Selasa, 02 April 2019 - 10:39 WIB
WowKeren - Media sosial kembali diramaikan oleh beredarnya foto setengah bugil yang diduga merupakan Ali Mochtar Ngabalin. Mendapati kegaduhan tersebarnya foto diduga dirinya, Ngabalin lantas memberikan klarifikasi.
Tak membantah, pria yang menjabat sebagai Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan (KSP) itu membenarkan jika foto yang tersebar adalah benar dirinya. Namun, Ngabalin perlu mengklarifikasi soal di mana dan kapan foto tersebut diambil.
"Makanya kalau dia orang bikin di Twitter tentang 'Mirip nggak Ngabalin?'. Bukan mirip, itu Ngabalin. Cuma memang posisi foto itu yang saya pikir nanti hanya bisa forensik yang bisa nanti teliti dan itu tidak apa-apa," jelas Ngabalin dilansir Detik pada Selasa (2/4). "Saya harus siap untuk bisa melakukan klarifikasi terhadap temuan informasi ini karena ini kan terkait informasi publik yang harus juga didapat."
Dalam foto yang beredar, tampak seorang pria berkacamata yang disebut tengah melakukan video call. Dada sang pria yang ada dalam foto juga terlihat tak memakai baju.
Terkait foto tersebut, Ngabalin masih akan mengumpulkan beberapa foto asli dirinya untuk dicocokkan. Sementara itu, ia menjelaskan soal kebiasaannya usai menyelam dan berganti pakaian di ruang ganti khusus laki-laki.
"Karena kalau kita habis nyelam itu memang di ruangan laki-laki semua itu ada yang kadang mandi telanjang ada yang dengan celana kolor saja," sambung Ngabalin. Kendati demikian, Ngabalin mengaku tak mengingat secara pasti kapan foto tersebut ia ambil.
Ngabalin meminta agar masyarakat tak terlanjur berburuk sangka kepadanya terlebih dahulu. Ia sendiri telah berprasangka baik terhadap pihak-pihak yang menyebarkan foto dirinya itu.
"Bagi Bang Ali sendiri saya berprasangka baik kepada siapa saja baik kepada teman-teman yang menyebarkan atau kepada kawan-kawan di mana saja saya mesti berprasangka baik tetapi saya berhak melakukan klarifikasi itu," jelas Ngabalin. "Itu sebabnya saya juga harus kasih tahu supaya publik tidak merasa bahwa, jangan mereka memberi penilaian macam-macam terkait diri Bang Ali."
(wk/silm)