Kehidupan Prabowo saat masih menjadi prajurit TNI dibongkar oleh Ketua DPP Partai Gerindra, Dirgayuza Setiawan, dalam acara debat yang digelar oleh kelompok alumni Universitas Oxford di Indonesia.
- Bertilia Puteri
- Sabtu, 06 April 2019 - 09:11 WIB
WowKeren - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, memang terkenal dengan latar belakang militernya yang kuat. Kehidupan Prabowo selama masih tergabung dalam TNI pun dibongkar oleh Ketua DPP Partai Gerindra, Dirgayuza Setiawan.
Hal tersebut disampaikan Dirgayuza dalam acara debat yang dihelat "The University of Oxford Society of Indonesia" di Graha Bimasena, Jakarta, pada Jumat (5/4). Menurut Dirgayuza, Prabowo tidak disukai oleh banyak seniornya saat masih aktif sebagai prajurit TNI.
"Banyak senior beliau yang tidak senang dengan beliau," ungkap Dirgayuza. Hal tersebut rupanya disebabkan oleh Prabowo yang kerap mengungkapkan kasus korupsi di badan TNI. Salah satu contohnya adalah kala Prabowo menemukan pembengkakan anggaran dalam pembelian alutista.
Menurut Prabowo, anggaran tersebut dikorupsi hingga 500 persen dan mantan Danjen Kopassus tersebut lantas melapor kepada pimpinan TNI. Hal inilah yang membuat Prabowo banyak dimusuhi oleh para seniornya.
"Beliau berani untuk bicara ke pimpinan TNI," jelas Dirgayuza. "Beliau berani mengungkapkan dan akhirnya kita tahu sendiri beliau banyak dimusuhi senior-seniornya."
Dirgayuza mengaku bahwa fakta tersebut tidak diketahui oleh banyak orang. Ia pun mengetahui kisah itu lantaran sudah mengenal Prabowo selama 11 tahun.
"Dia adalah pribadi yang sangat kuat untuk melawan korupsi," jelas Dirgayuza. "Dia adalah penggerak antikorupsi di dalam TNI."
Hal senada juga disampaikan oleh mantan komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjajanto. Bambang yakin bahwa Prabowo memang sosok anti-korupsi.
Pasalnya, Partai Gerindra yang dipimpin oleh Prabowo merupakan satu-satunya parpol yang rapi dalam transparansi keuangan. "Artinya, orang yg bernama Prabowo Subianto sudah melakukan apa yang sudah disebut ekosistem antikorupsi itu," ujar Bambang.
Diketahui, acara debat tersebut digelar oleh kelompok alumni Universitas Oxford, Inggris. Dalam acara debat dengan tema antikorupsi tersebut, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno mengirimkan perwakilan mereka.
Dari TKN ada Budiman Sudjatmiko, Dini Purwono, Agus P Sari, dan Rio Haminoto. Sedangkan dari BPN ada Sudirman Said, Bambang Widjajanto, Ledia Hanifa, dan Dirgayuza.
(wk/Bert)