Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno, diketahui berkampanye ke Singaraja, Buleleng, Bali, pada hari ini (9/4). Sandiaga pun menyempatkan diri untuk berlari pagi di sela kampanye.
- Bertilia Puteri
- Selasa, 09 April 2019 - 16:58 WIB
WowKeren - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno, diketahui berkampanye ke Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, pada hari ini (9/4). Di sela-sela kampanye, Sandiaga menyempatkan diri untuk lari pagi di kawasan Hotel Puri Saron hingga Pantai Dolphin.
Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga disambut oleh para pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut lantas menyempatkan diri untuk menyalami belasan warga yang membawa poster Jokowi.
"Selalu saya katakan, kami tidak ingin politik yang memecah belah, tapi mempersatukan. Demokrasi ini seharusnya menggembirakan, menyenangkan, jadi buat apa memecah belah," jelas Sandiaga, Selasa. "Dari awal kami sudah komitmen untuk menciptakan politik sejuk, politik yang mempersatukan. Dari Bali kita sampaikan salam damai."
Usai lari pagi, Sandiaga lantas menaiki perahu dan menyebutkan diri untuk berenang. "Enak airnya hangat, Bali memang mempesona," ujar Sandiaga.
Tak hanya itu, Sandiaga kembali disambut oleh warga yang mengenakan atribut Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Lalu ada pula beberapa warga yang membawa spanduk bergambarkan Jokowi. Namun Sandiaga tetap tersenyum dan menyalami para warga tersebut.
Beberapa warga tersebut bahkan ada yang mengajak Sandiaga untuk minum kopi sembari mengambil foto. "Sini Pak, ngopi. Boleh foto kan, Pak?" ujar salah satu orang dalam kelompok warga tersebut.
Sandiaga pun langsung menerima ajakan warga untuk berfoto bersama. "Ayo-ayo foto, terima kasih," tutur Sandiaga.
Para pendukung Jokowi yang berpose bersama Sandiaga pun mengeluarkan pose 1 jari yang identik dengan kubu petahana. Sandiaga lantas ikut berpose 1 jari untuk menghargai mereka.
Di sisi lain, kampanye Sandiaga yang digelar di Lapangan GOR Buana Patra Singaraja harus berlangsung singkat. Pasalnya, hujan deras mengguyur dan menimbulkan kendala teknis.
"Saya mohon maaf karena dijadwalkan satu jam berinteraksi dengan warga, tanya-jawab. Tapi karena hujan yang berkah turun dan mengakibatkan sound system mati, pertama-tama satu mic mati, lama-lama dua-duanya mati," jelas Sandiaga. "Jadi apa yang kami sampaikan tidak bisa lebih lama lagi karena tentunya tidak memungkinkan."
(wk/Bert)