Andre menyebutkan survei internal BPN menunjukkan pihaknya unggul dari pasangan 01. Ia yakin, hasil survei tersebut benar adanya melihat antusiasme masyarakat dalam kampanye Prabowo-Sandi.
- Nur Islamiyah
- Jumat, 12 April 2019 - 08:30 WIB
WowKeren - Pada Kamis (12/4) kemarin, Lapitek UKRI merilis hasil survei elektabilitas pasangan capres-cawapres di Pilpres 2019. Hasil survei menunjukkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat suara 63% dan Joko Widodo-Ma'ruf Amin 37%.
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade berharap hasil survei tersebut akan sama dengan kenyataan di lapangan. Menurutnya, hasil survei tersebut mirip dengan survei internal.
"Saya enggak tahu persis metodenya, tapi tidak sama persis dengan survei internal kita seperti hasil launching UKRI," kata Andre. "Tapi itu bisa dipertanggungjawabakan. Saya rasa, saya optimis hasilnya akan mirip dengan hasil survei kami."
Andre menyebutkan survei internal BPN menunjukkan pihaknya unggul dari pasangan 01. Ia yakin bahwa hasil survei tersebut benar adanya melihat antusiasme masyarakat dalam kampanye Prabowo-Sandi.
"Di BPN tidak setebal di UKRI, kita sudah melewati angka margin error sekitar 4 persen sudah melewati UKRI," ujarnya. "Terpotret dengan realita di lapangan, dilihat kampanye Pak Prabowo-Pak Jokowi, Bang Sandiaga-Pak Ma'ruf. Kita sudah melihat yang datang kampanye antusias sekali. Memang negara ini banyak mendukung Pak Jokowi, tapi rakyatnya mendukung Pak Prabowo."
Sebelumnya, BPN akhirnya mengungkapkan hasil survei internalnya. Direktur Kampanye BPN sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sugiono, mengungkap bahwa elektabilitas Prabowo-Sandi sukses mengungguli Joko Widodo-Ma'ruf Amin dengan selisih 24%.
"Kami punya survei internal 62% (Prabowo), 38% (Jokowi). Kita punya asesmen 62%," ungkap Sugiono di Jakarta Selatan pada Senin (8/4). "Terus yang selama ini beredar Prabowo-Sandi selalu di angka yang rendah."
Tak hanya itu, Sugiono juga menjelaskan bahwa survei internal BPN diungkapkan untuk mencegah penggiringan opini oleh kubu petahana. Pasalnya, banyak hasil survei yang menyatakan elektabilitas Jokowi mengungguli Prabowo.
(wk/nris)