Ijtima Ulama Ketiga yang digelar di Hotel Lor Inn Sentul, Bogor, pada Rabu (1/5) menghasilkan 5 rekomendasi. Namun Sandiaga justru enggan dimintai tanggapannya terkait hasil tersebut.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 02 Mei 2019 - 16:31 WIB
WowKeren - Ijtima Ulama Ketiga telah usai digelar di Hotel Lor Inn Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (1/5). Agenda tersebut diadakan merespon dugaan kecurangan dalam Pemilu 2019.
Ijtima Ulama Ketiga pun menghasilkan 5 rekomendasi. Yang pertama adalah kesimpulan bahwa terjadi kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif.
Lalu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diminta merespon kecurangan tersebut lewat prosedur hukum yang berlaku. Masyarakat juga diminta untuk mengawasi proses hukum terkait kecurangan.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu lantas diminta untuk mendiskualifikasi Joko Widodo-Ma'ruf Amin karena diduga melakukan kecurangan. Ijtima Ulama Ketiga juga memutuskan bahwa melawan kecurangan, kejahatan, serta ketidakadilan adalah bentuk amal ma'ruf nahi munkar, konstitusional, dan sah secara hukum.
Meski demikian, Cawapres Sandiaga rupanya justru enggan memberikan komentar. Pasalnya, Sandiaga merasa tak memiliki kapasitas untuk membicarakan hasil Ijtima Ulama tersebut.
"Saya bukan ulama," ujar Sandiaga di ICE BSD, Tangerang, pada Kamis (2/5). "Saya nggak berkompetensi untuk menanggapi apa yang sudah ulama sampaikan. Makasih ya."
Sandiaga sendiri sebelumnya tidak menghadiri agenda Ijtima Ulama Ketiga tersebut. Pasalnya, Sandiaga mengaku dirinya tidak diundang dan masih harus mengawal penghitungan suara di luar kota.
"Saya belum terima undangan, tapi saya sudah berkoordinasi sama Pak Prabowo," tutur Sandiaga di Jakarta Timur pada Selasa (30/4). "Karena saya bertugas di Sumatera Barat besok (1/5)."
Sementara itu, Capres Prabowo justru diundang dan hadir dalam agenda Ijtima Ulama Ketiga. Dalam agenda tersebut, Prabowo didampingi oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman, serta Wakil Ketua BPN Priyo Budi Santoso.
Prabowo merespon hasil Ijtima Ulama ketiga dengan pujian singkat sesaat sebelum meninggalkan lokasi acara. "Alhamdulillah saya kira cukup komprehensif dan tegas, terima kasih," kata Prabowo, seperti dikutip dari CNN Indonesia.
(wk/Bert)