Sebelumnya, warganet dihebohkan dengan kemunculan video yang memperlihatkan seorang pria yang mengancam Joko Widodo. Ia kemudian dilaporkan oleh relawan Jokowi Mania.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 13 Mei 2019 - 10:11 WIB
WowKeren - Baru-baru ini jagat maya kembali dihebohkan dengan sebuah video ancaman. Dalam video tersebut, terlihat seorang pria yang menyebut dirinya siap memenggal kepala presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Pria yang diketahui bernama Hermawan Susanto itu pun telah ditangkap oleh polisi pada Minggu (12/5) pagi setelah dilaporkan oleh relawan Jokowi Mania. Terkait hal ini, calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno ikut memberikan komentar.
Sandiaga menyebut bahwa penangkapan Hermawan harus dilakukan sesuai dengan prosedur hukum. "Tentunya harus dalam jalur hukum ya, bahwa semua harus dalam koridor hukum," ujar Sandiaga di Sekretariat Nasional, Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/5).
Ia mengaku tidak begitu banyak mengikuti pemberitaan pria yang mengancam Jokowi tersebut. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut juga berpesan agar bulan suci Ramadan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menyampaikan hal-hal kebaikan. Tak lupa ia juga mengingatkan untuk mengawal proses Pemilu agar berjalan jujur dan adil.
"Ya dalam bulan suci Ramadhan ini kita harus menyampaikan yang sejuk-sejuk," tutur Sandiaga. "Pastikan bahwa bulan suci Ramadhan ini kita katakan yang baik-baik mendorong agar proses Pemilu dikawal sesuai dengan koridor jujur dan adil."
Sebelumnya, Hermawan ditangkap di Parung, Bogor, oleh tim dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyebutkan bahwa Hermawan telah melontarkan ancaman pembunuhan kepada orang nomor satu di Indonesia.
"Melakukan pengancaman pembunuhan terhadap Presiden RI," kata Argo dilansir dari Detik, Senin (13/5). "Dengan mengucapkan kata-kata 'Dari Poso nih, siap penggal kepala Jokowi, Jokowi siap lehernya kita penggal kepalanya. Demi Allah'."
Saat digelandang oleh polisi, Hermawan mengaku bahwa dirinya sedang emosional saat melontarkan ancaman tersebut. "Di situ emang saya emosional. Emang saya ngakuin salah. Saya percaya karena Allah, kalau memang saya ngakuin salah, maka saya siap tanggung jawab," tutur Hermawan dilansir dari iNews, Senin (13/5).
(wk/zodi)