Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Demokrat, Ferdinand Hutahaean, menilai bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya merajut kembali silaturahmi antar elite politik pasca Pilpres.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 06 Juni 2019 - 09:04 WIB
WowKeren - Kedua Putra Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), bersilaturahmi ke Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada Rabu (5/6). Menanggapi kunjungan tersebut, Partai Demokrat pun buka suara.
Menurut Partai Demokrat, kunjungan AHY dan Ibas tak berkaitan dengan politik. Kedua putra SBY itu disebut menunjukkan rasa terima kasih mereka lantaran Jokowi dan Megawati sudah datang ke pemakaman Ani Yudhoyono.
"Kunjungan Lebaran itu adalah kunjungan silaturahmi balasan dan kunjungan silaturahmi ucapan terima kasih atas apa yang dilakukan oleh Pak Jokowi sebagai Presiden saat pemulangan jenazah Ibu Ani dari Singapura hingga pemakaman yang cukup baik," jelas Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Demokrat, Ferdinand Hutahaean, pada Rabu (5/6). "Dan terima kasih atas kehadiran Ibu Mega saat pemakaman Ibu Ani. Inilah tata krama dan etika yang ditunjukkan oleh AHY dan EBY. Mereka menghargai perbuatan baik."
Tak hanya itu, kunjungan AHY dan Ibas juga dinilai merupakan bagian dari upaya merajut kembali silaturahmi antar elite politik pasca Pilpres 2019. Ferdinand mengungkapkan bahwa hal tersebut adalah sebuah pertanda baik.
"Tentu ini adalah pertanda baik bagi silaturahmi politik elite bangsa. Ke depan tentu akan semakin baik lagi, karena DNA politik Partai Demokrat adalah tidak ada musuh dalam politik, tapi hanya ada kontestasi demokrasi dan setelah itu kita membangun bangsa bersama-sama," terang Ferdinand. "Ya, Demokrat tidak mengenal permusuhan dalam politik. Demokratisme kami istilahkan sebagai sikap Demokrat. Dan itulah demokratisme, membangun bangsa di atas kedamaian."
Sebelumnya, AHY juga telah menegaskan bahwa kunjungannya ke Istana Negara murni silaturahmi dan tidak berkaitan dengan politik. AHY juga menyebut bahwa silaturahmi antara keluarga SBY dan keluarga Jokowi harus dijaga.
"Tidak ada sama sekali (pembicaraan politik), ini adalah sebuah silaturahmi antar 2 keluarga, keluarga SBY dengan keluarga Jokowi," ungkap AHY usai pertemuan tersebut. "Ini adalah silaturahmi yang harus dijaga, dipelihara. Dan mudah-mudahan semakin kita menjaga silaturahmi ini, semakin banyak kebaikan untuk kita semuanya."
(wk/Bert)