Presiden Joko Widodo memberikan ucapan selamatnya kepada Perdana Menteri Inggris yang baru dilantik, Boris Johnson. Ucapan selamat dari Jokowi ini menggunakan bahasa Inggris tentunya.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 25 Juli 2019 - 15:04 WIB
WowKeren - Boris Johnson telah resmi dilantik sebagai Perdana Menteri Inggris yang baru pada Rabu (24/7) waktu setempat. Boris dilantik oleh Ratu Elizabeth II dalam pertemuan resmi di Istana Buckingham.
Presiden Joko Widodo pun lantas memberikan ucapan selamatnya kepada Boris. Lewat cuitan di akun Twitter resminya, Jokowi mengaku telah siap untuk bekerja sama dengan Boris. Cuitan tersebut tentu saja dituliskan menggunakan bahasa Inggris.
"Congratulations to the newly elected Leader of the Conservative Party and UK Prime Minister @BorisJohnson @10downingstreet. Looking forward to working closely with you to advance mutually beneficial relations between our two great nations," cuit Jokowi pada hari ini (25/7). Apabila diterjemahkan, maka cuitan Jokowi berarti, "Selamat kepada Ketua Partai Konservatif dan Perdana Menteri UK @BorisJohnson @10downingstreet. Saya berharap untuk bekerja sama dengan Anda demi memajukan hubungan yang saling menguntungkan antara dua negara besar kita."
Cuitan Jokowi ini lantas ditanggapi oleh banyak warganet. Uniknya, banyak warganet yang menyoroti bahasa Inggris yang digunakan Jokowi. Beberapa warganet justru meminta agar Jokowi tetap menggunakan bahasa Indonesia saja.
"Mantap pake english pak," tulis akun @Ri***ra. "Pintar bahasa inggrisnya pak....MANTUL," komentar akun @si***11. "Siapa yg nulis tweet nya pak ? Fasih banget bahasa inggrisnya," timpal akun @Ir***ry.
"Jgn dipaksa , pke bhs Indonesia aja kasihan follower yg gak ngerti ....haha," komentar akun @Al***61. "B.INDO AJA PAK PLISSS," timpal akun @da***ra. "Bapak pakai bahasa inggris, Bapak yakin semua Rakyat Indonesia bisa mengerti?" tambah akun @ka***ly.
Sebelumnya, kemampuan bahasa inggris Jokowi juga pernah disorot kala menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang digelar di Osaka, Jepang, pada Juni 2019 lalu. Jokowi yang membagikan momen santai bersama Presiden AS Donald Trump justru ditanyai warganet soal kemampuannya berbicara bahasa Inggris.
(wk/Bert)