Jokowi menjelaskan dirinya tak pernah melarang anak-anaknya untuk mengembangkan potensi. Oleh sebab itu, ia tak akan melarang baik Gibran maupun Kaesang apabila mereka ingin terjun ke dunia politik.
- Bertilia Puteri
- Sabtu, 27 Juli 2019 - 12:49 WIB
WowKeren - Nama kedua putra Presiden Joko Widodo, yakni Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep, masuk dalam bursa calon Wali Kota Solo 2020. Hal ini berdasarkan pada survei yang dilakukan Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta.
Menanggapi hal tersebut, Jokowi pun buka suara. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu rupanya mengaku sudah mengetahui hasil survei yang memasukkan Gibran serta Kaesang dalam bursa calon Wali Kota Solo.
Sebagai orangtua, Jokowi mengaku akan mendukung apabila putra-putranya memutuskan untuk maju sebagai calon Wali Kota Solo periode 2020-2025. Hingga sekarang Jokowi memang selalu mendukung pilihan karier anak-anaknya.
"Orang tua tuh bisanya hanya itu (mendukung). Kalau sudah diputuskan anak-anak, ya apapun (termasuk terjun ke dunia politik)," tutur Jokowi di Jakarta Pusat pada Jumat (26/7). "Jualan pisang saya dukung, jualan martabak saya dukung."
Menurut Jokowi, kedua putranya adalah anak-anak yang mandiri. Gibran serta Kaesang disebutnya merintis sendiri bisnis kuliner mereka, yakni produk olahan pisang dan martabak. Jokowi menjelaskan dirinya tak pernah melarang anak-anaknya untuk mengembangkan potensi.
Oleh sebab itu, Jokowi tak akan melarang baik Gibran maupun Kaesang apabila mereka ingin terjun ke dunia politik. Jokowi lantas meminta agar awak media bertanya langsung kepada Gibran dan Kaesang apakah mereka tertarik untuk maju dalam Pilkada Solo 2020.
"Saya enggak pernah melarang, mau di politik juga silakan," ujar Jokowi. "Enggak tau saya. tanyakan saja ke anaknya langsung."
Sebelumnya, nama Gibran dan Kaesang yang masuk dalam bursa calon Wali Kota Solo ini telah ditanggapi oleh DPC PDIP Surakarta. Wali Kota Solo sekaligus Ketua DPC PDIP, FX Hadi Rudyatmo, mempersilakan Gibran dan Kaesang untuk maju dalam Pilkada 2020 mendatang.
"Silakan saja maju menjadi calon wali kota," ungkap Rudy di Balai Kota Surakarta pada Jumat (26/7). "Kalau memang minat dan masyarakat menginginkan ya sah-sah saja."
(wk/Bert)