Assessment Nunung Keluar, Sang Anak: Apapun Hasilnya Semoga Bisa Direhabilitasi
Selebriti

Hasil Assessment dari komedian Nunung sudah keluar. Sang anak yang belum mengetahui hasilnya hanya bisa berdoa agar sang ibu dapat direhabilitasi nantinya.

WowKeren - Hasil assessment komedian Nunung sudah keluar pada hari Selasa (30/7). Sayangnya hasil tersebut tidak diberitahukan kepada sang anak. Bagus Permadi mengaku jika dirinya akan menyerahkan semua persoalan terkait sang ibu kepada sang kuasa hukum, Sandy Arifin.

”Itu biar lawyer saja yang ngomong hasilnya seperti apa. Hasil assessment-nya emang sudah keluar, cuma saya tak diberitahu hasilnya seperti apa,” kata Bagus saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (30/7).

Apapun hasil yang keluar, Bagus hanya berharap agar sang ibu bisa segera direhabilitasi. Ia juga menambahkan jika pengguna narkoba seperti ibunya tersebut seharusnya mendapatkan rehabilitasi agar sembuh dan bukannya dipenjara. “Saya dan keluarga berdoa supaya mama bisa direhab. Pengennya mama direhab aja biar sembuh,” doa Bagus.

Anak sulung dari Nunung itu mengaku jika dirinya sama sekali tidak takut jika pengajuan rehabilitasi untuk sang bunda ditolak. Menurutnya yang terpenting adalah tetap mengikuti proses dan prosedur yang sudah ada.Ia dan kuasa hukum juga mengusahakan yang terbaik untuk Nunung.


”Takut sih nggak, tapi Indonesia ini negara hukum jadi kita harus terima konsekuensinya. Kita ikutin prosedur, kita ikutin prosesnya,” jelas Bagus. “Kita kan cuma bisa berupaya dan berharap supaya mama bisa direhabilitasi. Kita cuma bisa berdoa supaya mama benar-benar bisa direhabilitasi dan dikabulkan harapan mama.”

Diketahui jika hasil tes dari pemilik nama Tri Retno Prayudati ini menunjukkan bahwa dirinya telah mengkonsumsi narkoba berjenis sabu-sabu selama 13 bulan terakhir. Hal ini dapat diketahui melalui sampel darah, urine dan juga rambut dari kedua pelaku.

"Dari hasil pemeriksaan kita masih positif (menggunakan sabu) dan kita ketahui penggunaan yang bersangkutan dari rambut minimal 13 bulan yang lalu (menggunakan narkotika),” kata Kabid Narkoba Labfor Bareskrim Polri Kombes Sodiq Pratomo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (30/7).

“Untuk tes urine, walaupun sudah 4-5 hari terdata kita masih temukan dia positif metampetamin. Dugaan dia pengguna aktif yang sudah lama pakai. Biasanya 2-3 hari kalau dia bukan pengguna aktif nggak ditemukan di urine," sambung Sodiq.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait