Tokopedia 'Undur Diri' dari Instagram, Ikut Tren 'Pamit Balik Lagi'?
SerbaSerbi

Media sosial tengah diramaikan dengan tren 'Pamit Balik Lagi' yang diawali dari unggahan YouTuber Ria Ricis. Rupanya tren ini ikut 'membius' pengelola akun resmi Tokopedia.

WowKeren - Akun Instagram resmi marketplace Tokopedia berhasil memancing perhatian warganet. Pasalnya akun dengan nama @tokopedia itu mendadak tidak dihiasi satu foto pun. Diduga pengelola akun sudah menghapus seluruh fotonya.

Kejadian ini pun membuat warganet bertanya-tanya. Sebagian besar menilai Tokopedia hanya sedang mengikuti tren "Pamit Balik Lagi" yang sedang viral di media sosial.

Untuk diketahui, tren ini bermula dari sikap YouTuber Ria Ricis yang mendadak mengaku akan vakum dari platform yang telah membesarkan namanya itu. Dengan video berjudul "Saya Pamit", Ricis sukses membuat warganet gempar. Namun belakangan Ricis justru kembali aktif mengunggah aktivitasnya di media sosial, membuat cibiran dialamatkan kepadanya.

"Ada Apa dengan @tokopedia????" tulis @lambe_turah sebagai caption unggahannya. "Apakah ikutan trendnya Pamit Balik Lagi??"


Unggahan ini pun langsung diramaikan oleh balasan warganet. Secara tersirat, mereka mengaku sepakat dengan dugaan pemilik postingan. Namun tentu saja warganet, dengan segudang kreativitasnya, menyulap komentar-komentar tersebut menjadi tulisan-tulisan kocak. Penasaran?

"Biasalah kalo lagi ngambek, postingan dihapus, foto profil dihapus :((," tulis @sele***eet.id. "Lagi berantem sama shopee," imbuh @baby***endar. "Tokped lg patah hati ama shoppe dan dia berpaling ke bukalapak," timpal @jc***xu.

"SEMUANYA PADA IJIN PAMIT, DOI ANE MINTA PAMIT WALAUPUN PRANK TAPI SAMPE SKRG GAPERNAH BILANG INI PRANK," ujar @razo***1st, sembari mencurahkan isi hatinya secara tersirat. "Jangan ikut2an ngeprenk kaya si richesee nabati dah," tulis @afin***efinnnn_. "Paling pamit sehari doang," imbuh @kalu***amamurah.

Sementara itu, akhir-akhir ini nama Tokopedia tengah ramai dibicarakan. Pasalnya Kepala Badan Koordinasi Penananam Modal (BPKM) Thomas Lembong menyebut Tokopedia dan tiga start up unicorn lainnya diklaim milik Singapura. Pernyataan ini sesuai dengan hasil penelitian Google dan Temasek.

Namun belakangan pernyataan ini diralat oleh Lembong. Melalui akun Twitter-nya, @tomlembong, ia mengklarifikasi bahwa start up unicorn Tokopedia, GoJek, dan BukaLapak tidak menggunakan induk usaha di Singapura. Ia pun memastikan aliran dana investasi sepenuhnya masuk ke PT PMA yang berbasis di Indonesia.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!