Usulan Trem Ditolak Pemerintah Pusat, Pemkot Surabaya Bakal Bangun Subway
Unsplash/Pau Casals
Nasional

Nantinya, Pemkot Surabaya akan memberdayakan angkutan feeder yang menjemput para penumpang dari tempat mereka menuju ke daerah-daerah yang dilalui subway.

WowKeren - Pemerintah Kota Surabaya berencana membangun subway sebagai opsi transportasi massal. Rencana itu bergulir setelah usulan trem ditolak oleh pemerintah pusat.

"Masalah transportasi massal itu subway salah satunya," kata Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana di Gedung DPRD Surabaya, Kamis (1/8). "Begitu trem itu ditolak pusat itu kita harus berpikir kalau Jakarta bicara MRT itu sangat terlambat, Surabaya nggak mau lah terlambat seperti Jakarta."

Subway merupakan transportasi yang tidak satu level dengan jalan raya. Whisnu menuturkan bahwa nantinya Pemkot akan memberdayakan angkutan sebagai angkutan feeder untuk mempermudah para penumpang. Angkutan ini akan memiliki rute khusus menjemput gratis penumpang-penumpang dari kampung untuk menuju daerah-daerah yang dilewati oleh subway.

"Transportasi massal itu tidak satu level dengan jalan raya. Itu yang paling penting sehingga nanti angkot-angkot kita ubah rutenya," jelas Whisnu. "Kita ubah menjadi feeder yang nanti menjemput warga-warga dari kampung-kampung itu menuju ke daerah-daerah yang dilewati oleh subway."


Rencananya, penumpang tidak perlu membayar layanan transportasi itu alias gratis. Sehingga, warga akan lebih leluasa memilih apakah akan pergi menggunakan kendaraan pribadi atau menunggu angkutan feeder menjemput mereka.

"Dan itu bisa kita gratiskan, itu sudah ada hitungannya," lanjut Whisnu. "Sehingga warga nanti punya pilihan, mau naik motor atau cukup berdiri di depan rumah dan dijemput transportasi gratis sampai ke subway."

Saat ini, Pemkot Surabaya sedang menyiapkan action plan. Jika action plan ini sudah selesai, maka Pemkot akan segera mengumumkannya. "Action plan-nya ini baru kita buat. Iya nanti visualisasinya akan kita sampaikan," imbuh Whisnu.

Terkait pembiayaan proyek ini nantinya, pihak Pemkot rencananya akan menggandeng swasta. Ia optimis proyek ini akan banyak menarik investor mengingat Surabaya adalah kota yang cukup besar.

"Kemungkinan ada di koridor utara-selatan, timur barat. Iya seperti Jakarta kita akan gandeng swasta juga," jelas Whisnu. "Kan itu sangat mungkin. Surabaya kan kota yang sangat besar juga setelah Jakarta. Dan itu sangat memungkinkan investasi yang masuk nanti."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!