Presiden Joko Widodo menilai penjelasan yang diberikan oleh Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani mengenai penyebab padamnya listrik di Jakarta pada Minggu (4/8) terlalu panjang.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 05 Agustus 2019 - 15:18 WIB
WowKeren - Presiden Joko Widodo alias Jokowi pagi ini, Senin (5/8) menyambangi kantor pusat PT PLN untuk mendapatkan penjelasan terkait listrik padam di sejumlah wilayah di Jakarta sejak Minggu (4/8). Ia didampingi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Menteri ESDM Ignasius Jonan.
Jokowi meminta agar PLN menjelaskan apa yang terjadi hingga menyebabkan listrik padam di sejumlah wilayah. Ia menekankan agar kejadian serupa tak terulang lagi untuk ke depannya.
"Pagi hari ini saya ingin mendengar langsung, tolong disampaikan yang simpel-simpel saja," kata Jokowi di Jakarta, Senin (5/8). "Kemudian kalau ada hal yang kurang, ya blak-blakan saja sehingga bisa diselesaikan dan tidak terjadi lagi untuk masa-masa yang akan datang."
Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani pun menjelaskan penyebab listrik padam pada Minggu (4/8). Ia menuturkan bahwa hal itu berkaitan dengan gangguan pada transmisi Ungaran dan Pemalang 200 kilovolt. Namun, penjelasan itu dinilai Jokowi terlalu panjang.
Jokowi menekankan bahwa seharusnya PLN bisa melakukan antisipasi terhadap kejadian semacam ini. Menurutnya, jajaran orang-orang di PLN adalah mereka yang telah berpengalaman sehingga seharusnya kejadian semacam ini tidak perlu terjadi. Apalagi sebelumnya mati listrik sudah pernah terjadi pada 2002 silam yang mana hal ini seharusnya bisa dijadikan sebagai pelajaran.
"Penjelasannya panjang sekali," ujar Jokowi. "Pertanyaan saya, Bapak, Ibu, semuanya kan orang pintar-pintar, apalagi urusan listrik dan sudah bertahun-tahun. Apakah tidak dihitung, apakah tidak dikalkulasi kalau akan ada kejadian-kejadian sehingga kita tahu sebelumnya. Kok tahu-tahu drop."
Untuk itu, Jokowi meminta agar PLN segera mengatasi persoalan ini secepat mungkin. "Yang paling penting saya minta perbaiki secepat-cepatnya. Beberapa wilayah yang belum hidup segera dikejar dengan cara apa pun agar segera bisa hidup kembali," tegas Jokowi.
Ia kembali mengingatkan PLN agar mengantisipasi penyebab mati listrik dalam skala yang besar tersebut. "Kemudian hal-hal yang menyebabkan peristiwa besar terjadi sekali lagi saya ulang jangan sampai terulang kembali," kata Jokowi.
(wk/zodi)