Aliando Cerita Keseruan Syuting di Maroko, Akui Nyesel Tak Bawa Pulang Buah Ini
WowKeren/Fernando
Selebriti

Saat syuting film 'Warkop DKI Reborn' di Maroko, Aliando mengaku sangat menyukai buah ini. Pemeran tokoh Dono tersebut pun mengaku sempat rindu dengan makanan Indonesia selama syuting.

WowKeren - Film "Warkop DKI Reborn" bagian ketiga telah merampungkan proses syuting di Maroko. Sebelumnya, trailer film yang dibintangi oleh Adipati Dolken cs tersebut sudah dirilis oleh Falcon Pictures.

Kali ini, Aliando yang memerankan sosok Dono menceritakan pengalamannya selama syuting "Warkop DKI Reborn" di Maroko. Rupanya, aktor berusia 22 tahun tersebut mengaku sangat menyukai buah jeruk di Maroko lantaran manis dan tak berbiji. Sayangnya, Aliando tak membawa pulang jeruk tersebut sebagai oleh-oleh.


"Alhamdulillah dingin dan panas, seru sih. Mungkin jeruk di sana enak banget. Ya paling menyesal itu enggak bawa (pulang) jeruk," ujar Aliando saat diwawancarai WowKeren di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, pada Kamis (15/8). "Manis terus enggak ada bijinya jadi kita bisa makan langsung."

Selain itu, Aliando mengaku sempat merasa rindu dengan makanan Indonesia. Beruntung Randy Danistha Nidji yang berperan sebagai Indro Warkop membawa makanan Indonesia, yakni tempe orek dan abon.

"Minggu-minggu pertama masih oke (makan masakan Maroko terus), tapi lama kelamaan kok usus sama cacing pita gue butuh nasi uduk ya sama nasi padang," pungkas Aliando. "Untungnya bang Randy bawa tempe orek sama abon, ya udah mungkin itu yang sedikit bisa mengobati."

Berikutnya, Aliando juga ditanya mengenai lokasi syuting favoritnya selama di Maroko. Pemain sinetron "Ganteng Ganteng Serigala" tersebut mengaku sempat berkunjung ke Atlas Studios, yakni lokasi syuting film "James Bond", "The Mummy", hingga "Gladiator".

"Semua bagus banget sih, jadi lokasi-lokasinya kan buat produksi film ya, jadi lokasinya pasti yang bisa membangun cerita," ungkap Aliando. "Sempat ke Atlas Studios sih, tempat syutingnya 'James Bond', 'The Mummy', 'Gladiator', jadi sekalian foto."

Lebih lanjut, Aliando juga mengaku bahwa orang Indonesia diperlakukan dengan baik di Maroko. Pasalnya Presiden pertama RI Soekarno turut membantu Maroko, dengan mengakui kemerdekaan negara tersebut di tahun 1956 silam.

"Senangnya sih mungkin Maroko itu tempat yang pernah dimerdekakan Soekarno," cerita Aliando. "Jadi orang-orang sana juga ramah ke orang Indonesia, 'Where are you from?' 'Indonesia' 'Oh, Indonesia good good, come here'."

You can share this post!

Related Posts