Penulis 'KKN Desa Penari' Buka-bukaan pada Raditya Dika, Ngaku Nyesel dan Merasa Terganggu
Instagram/raditya_dika
Selebriti

Raditya Dika berhasil mendapatkan pesan suara dari penulis 'KKN Desa Penari' untuk mengklarifikasi kisah yang sedang viral tersebut. Sang penulis rupanya merasa menyesal karena memberikan sejumlah clue.

WowKeren - Heboh kisah "KKN Desa Penari" masih berlangsung hingga saat ini. Dari pantauan tim WowKeren hingga Jumat (30/8) sore, tagar #kkndidesapenari masih menjadi trending topic Twitter dan telah dibicarakan lebih dari 17 ribu twit.

Raditya Dika menjadi salah seorang yang dibuat penasaran hingga membuat konten khusus mengenai kisah "KKN Desa Penari" di channel YouTube miliknya. Baru-baru ini, Radit rupanya berhasil mendapatkan konfirmasi langsung dari akun Twitter @SimpleM81378523 yang merupakan si penulis cerita viral tersebut melalui pesan suara.

Penulis yang akrab disapa Simple Man oleh pembaca ini mengungkapkan bahwa "KKN Desa Penari" merupakan kisah dari kawan ibunya yang berumur jauh lebih mudah. Awalnya, ia mencuri dengar pembicaraan sang ibunda dengan temannya itu kemudian tertarik untuk menceritakan kembali di akun Twitter yang selama ini berisi kisah-kisah horor rekan-rekan terdekat penulis.

"Niat awal saya sebenarnya simple," ungkap suara pria dibalik sosok Simple Man dalam video Radit. "Untuk menulis cerita ini dan agar pembaca bisa mendapatkan pelajaran dari cerita yang saya tulis ini."

Setelah berhasil meyakinkan narasumber bahwa ia akan mengaburkan nama maupun lokasi kejadian, kisah tersebut berhasil didengar penulis. Beberapa poin memang sengaja tidak dikaburkan oleh penulis karena dirasa penting. Namun, penulis kini merasa menyesal tidak mengaburkan keseluruhan poin penting dalam cerita usai kisah "KKN Desa Penari" menjadi viral.

"Meski saya tidak benar-benar mengaburkan semua, karena ada beberapa poin penting yang memang lebih baik tidak diubah karena ada hubungannya dalam cerita ini. Kesalahan saya sebenarnya, saya masih memberi clue, tentang tempat, tentang beberapa poin," ungkap Simple Man. "Dan setelah cerita ini viral, saya benar-benar menyesal. Tapi karena udah terlanjur viral dan semua orang sudah membacanya, ya sudah."


Pihak narasumber pun juga merasa terganggu akibat keviralan yang mengundang rasa penasaran publik ini. Namun, Simple Man berusaha meyakinkan narasumber apabila kehebohan ini akan mereda dengan sendirinya. Simple Man juga menuturkan alasannya menggunakan akun anonim.

"Untuk melindungi privasi narasumber karena cerita seperti ini biasanya bersifat sensitif untuk beberapa orang dan bisa saja menjadi perdebatan. Karena semua ini menyangkut kepercayaan masing-masing," jelas Simple Man. "Saya juga membagikan cerita-cerita ini bertujuan adalah memang ada hikmah yang dapat dipetik dari setiap cerita yang saya bagikan."

Mengenai beredarnya cerita dari sudut pandang Ilham, Simple Man menegaskan bahwa hal itu tidak benar. Penulis menyatakan bahwa telah mengonfirmasi cerita tersebut pada narasumber.

"Jawabannya tidak setelah saya konfirmasi dengan narasumber, dia lebih ke enggak percaya sih. Maksudnya, desa itu benar-benar ada," kata Simple Man. "Enggak seperti yang diceritakan bahwa Mas Ilham ingin menumbalkan Widya, enggak seperti itu."

Penulis pun tidak akan berencana untuk melanjutkan kisah "KKN Desa Penari". Penulis juga tidak memaksa publik untuk percaya kebenaran kisah tersebut meski mengakui telah mengubah beberapa poin cerita.

(wk/nere)

You can share this post!

Related Posts