Sebut Pengusaha Sawit Biang Kerok Karhutla, Fadli Zon Diminta Tak Asal Tuduh
Nasional
Darurat Kabut Asap Kalimantan

Ketua Bidang Agraria dan Tata Ruang Gapki Eddy Martono meminta agar Wakil ketua DPR RI Fadli Zon tak asal melempar tuduhan terkait karhutla sebab, hal ini dinilai justru akan memperkeruh suasana.

WowKeren - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Pulau Sumatera dan Kalimantan tak hanya menyita perhatian nasional namun juga dunia. Tak sedikit yang mengait-kaitkan karhutla ini dengan perusahaan sawit.

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon salah satunya. Fadli mengatakan bahwa karhutla disebabkan oleh industri kelapa sawit yang serampangan saat membuka lahan. Sehingga hal ini menyebabkan citra sawit buruk di mata dunia.

"Sederhana saja, bagaimana kita bisa merayu negara-negara Eropa untuk terus membuka pasarnya bagi produk sawit Indonesia," kata Fadli melalui cuitan di akun Twitter miliknya, Rabu (18/9). "Ketika pada saat bersamaan semua tuduhan mereka atas perkebunan sawit Indonesia yang merusak lingkungan, melakukan deforestasi. malah dikonfirmasi oleh bencana karhutla yang 99 persen akibat ulah manusia dan terus menerus terjadi?"

Pernyataan Fadli pun mendapat respons dari Ketua Bidang Agraria dan Tata Ruang Gapki Eddy Martono. Eddy menilai bahwa tuduhan Fadli tidak tepat dan justru akan memperburuk kondisi. "Nah berita tuduhan-tuduhan seperti ini lah yang justru memperburuk keadaan kelapa sawit," kata Eddy dilansir dari Detik, Jumat (20/9).


Eddy meminta agar Fadli tidak asal melayangkan tuduhan. Sebaliknya, ia mengajak Fadli untuk sama-sama mengecek kebenaran di lapangan.

"Jangan asal lempar tuduhan, mendingan sama-sama cek kebenaran di lapangan aja untuk lihat langsung bagaimana yang terjadi," tegas Eddy. "Jadi nggak asal lempar tuduhan. Justru asal tuduh ini yang bikin image-nya jelek."

Eddy membantah jika para pengusaha sawit membuka lahan mereka dengan melakukan pembakaran atau kerusakan alam lainnya. Sebab, lahan yang terbakar adalah semak belukar, bukan hutan alam murni.

"Kalau untuk menyebabkan deforestasi dan merusak lahan hutan saya rasa itu tidak benar," tutur Eddy. "Karena yang terbakar ini lahan semak belukar, notabene ini sudah tidak ada tanaman hutannya, kalau dilihat di televisi itu semuanya adalah lahan semak belukar bukan hutan alam murni."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts