NASA Tawarkan 'Tiket' Gratis Ke Mars, Ratusan Ribu Orang Indonesia Memesannya
Dunia

Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menawarkan 'tiket gratis' kepada masyarakat dunia dalam sebuah proyek Planet Mars. Masyarakat Indonesia yang mendaftar dalam proyek tersebut mencapai ratusan ribu.

WowKeren - Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menawarkan "tiket" gratis ke Mars ke masyarakat dunia. Tiket ini tentunya bukan tiket perjalanan yang sebenarnya. Dalam proyek kali ini, bukan pemilik nama yang dibawa ke Planet Mars oleh NASA. Nantinya, badang antariksa itu hanya akan membawa nama-nama tersebut ke Planet Merah.

Meskipun hanya nama saja, animo orang Indonesia memesan "tiket" ke Mars sangat besar. Jelang penutupan 30 September mendatang, jumlah peminatnya terus mengalami peningkatan. Hingga sore hari ini, masyarakat Indonesia yang telah memesan 'tiket' tersebut berjumlah 232 ribu lebih.

Jumlah ini menjadikan Indonesia berada di peringkat ketujuh penyumbang nama terbanyak dari seluruh dunia. Sementara itu, di peringkat teratas ada Turki yang menyumbang 2,5 juta nama, India dengan 1,5 juta nama, dan Amerika Serikat yang menyumbang 1,1 juta nama.


Negara lain yang berada di atas posisi Indonesia yaitu Iran dan China yang menyumbang 283 ribu nama. Di atas posisi Indonesia persis terdapat Inggris yang menyumbang 248 ribu nama yang akan diterbangkan ke Planet Mars nanti. Sementara itu, total masyarakat dunia yang telah memesan "tiket" ke Planet Mars itu sudah mencapai 9 juta lebih.

NASA Tawarkan \'Tiket Gratis\' Ke Mars, Ratusan Ribu Orang Indonesia Memesannya

NASA

Nantinya, masyarakat dunia yang sudah memesan "tiket" gratis ini namanya akan ditulis menggunakan sinar elektron di atas mikrochip dengan ukuran yang sangat kecil. Satu mikrochip tersebut mampu menampung satu juta nama. Nama-nama tersebut kemudian akan disimpan di robot penjelajah milik NASA. Robot tersebut dijadwalkan meluncur pada tahun 2020 dan diharapkan mendarat di planet tetangga Bumi tersebut pada Februari 2021.

Robot tersebut diperkirakan akan mendarat di dalam kawah Jezero yang memiliki lebar sekitar 45 kilometer. Kawah ini dulunya merupakan sebuah delta sungai. Robot penjelajah ini memiliki misi beberapa misi, diantaranya yakni mencari tanda-tanda kehidupan, mencari ciri geologi area tersebut, dan mencari es air yang terkubur.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait