Mantan Presiden Prancis, Jacques Chirac, wafat di usia 86 tahun. Presiden Joko Widodo lantas mengucapkan bela sungkawanya kepada keluarga Chirac serta segenap rakyat Prancis.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 27 September 2019 - 16:52 WIB
WowKeren - Mantan Presiden Prancis, Jacques Chirac, wafat di usia 86 tahun. "Chirac wafat dikelilingi oleh keluarganya," ujar menantu Chirac, Frederic Salat-Baroux, dilansir Time pada Jumat (27/9). Frederic tidak menjelaskan penyebab kematian ayah mertuanya, namun Chirac sudah berkali-kali mengalami gangguan jantung sejak masa jabatannya berakhir pada 2007 silam.
Presiden Joko Widodo lantas mengucapkan bela sungkawanya kepada Chirac serta segenap rakyat Prancis. Hal tersebut disampaikan Jokowi lewat cuitan di akun Twitter resminya. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut membuat cuitan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
"Duka cita yang mendalam kepada keluarga serta rakyat Prancis atas wafatnya mantan Presiden Prancis Jacques Chirac (1932-2019)," cuit Jokowi. "Presiden Chirac adalah pemimpin yang dicintai dan dekat kepada rakyatnya, seorang tokoh yang mempersatukan dan memberikan kesejahteraan ke Prancis."
Sayangnya, cuitan ini dikomentari oleh banyak warganet yang meminta Jokowi lebih memperhatikan kondisi Indonesia. Diketahui, gelombang demonstrasi terjadi sejak awal pekan ini di berbagai daerah di Indonesia. Tak sedikit aksi unjuk rasa yang berujung pada kericuhan dan memakan korban.
"Turut berbela sungkawa juga pak, ada negara pemimpinnya kayak kesulitan untuk melaksanakan janjinya. gak kayak pas kampanye. ada negara rakyatnya lagi menyuarakan pendapan malah diperlakukan kayak musuh. ada pak yg kayak gitu adaaaaa @jokowi," komentar akun @Ch***ha. "Pak mahasiswa juga banyak yg gugur pak dalam membela negara kita pak, tolong lihat juga," timpal akun @ya***vc. "Kami pengen lihat bapak kayak gitu pemerintahan nya rakyat senang gak terluka macam saat ni, apakah bapak bisa merubah nya?," tambah akun @Yu***y2.
Di sisi lain, Chirac sendiri merupakan Presiden Prancis yang menduduki 2 periode jabatan. Ia juga menjadi pemimpin pertama yang mengakui peran Prancis dalam holocaust.
Chirac juga pernah menjadi Wali Kota Paris selama hampir 2 dekade. Sebagai Presiden Prancis dari tahun 1995-2007, Chirac merupakan seorang diplomat global yang mumpuni. Namun, ia dinilai gagal merombak ekonomi Prancis atau meredakan ketegangan antara polisi dan kaum muda minoritas yang menimbulkan huru-hara pada 2005 silam.
(wk/Bert)