Sedianya pertemuan akan digelar pada hari ini, Jumat (11/10) sore. Dengan demikian, dalam sepekan belakangan, Jokowi sudah dua kali menemui 'pentolan' partai oposisi.
- Elvariza Opita
- Jumat, 11 Oktober 2019 - 14:04 WIB
WowKeren - Tampaknya Presiden Joko Widodo makin giat menjalin rekonsiliasi dengan seluruh tokoh bangsa menjelang pelantikannya. Usai menggelar pertemuan dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, kini Jokowi dilaporkan akan bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Dilansir dari Detik News, Prabowo akan bertemu dengan Jokowi pada Jumat (11/10) sore. Bertempat di Istana Negara, rencananya pertemuan kedua sosok yang sudah dua kali bertarung di Pemilihan Presiden itu akan digelar pada pukul 15.00 WIB.
Informasi ini pun dikonfirmasi kebenarannya oleh Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak. "Diundang Pak Jokowi (ke istana). Pukul 15.00 WIB," ujar Dahnil ketika ditemui awak media, Jumat (11/10).
Namun demikian, Dahnil enggan membeberkan lebih lanjut agenda apa yang akan dibahas dalam pertemuan itu. "Nanti ya," balasnya singkat sebelum mengakhiri sesi wawancara dengan wartawan.
Pekan ini sudah dua pertemuan penting digelar oleh Jokowi. Sebagai pengingat, kemarin, Kamis (10/10), Jokowi diketahui menggelar pertemuan tertutup dengan Ketua Umum Partai Demokrat SBY.
Sempat diiringi berbagai spekulasi, Jokowi pun bersedia membeberkan isi pertemuannya dengan SBY. Ia mengaku membahas beberapa hal dengan SBY, mulai dari permasalahan politik, ekonomi, hingga keamanan.
Tak hanya itu, Jokowi pun mengakui bahwa ada pembahasan terkait kabinet pemerintahan periode 2019-2024 dalam pertemuannya dengan SBY kemarin. Namun demikian Jokowi tak memberikan jawaban gamblang atas potensi bergabungnya Demokrat ke dalam kabinet atau adanya pos kementerian yang "diamankan" untuk Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.
"Terutama berkaitan situasi eksternal dari sisi ekonomi, yang kita semua hati-hati karena perkembangan ekonomi dunia," jelas Jokowi, Kamis (10/10). "Masalah dunia yang menuju pada resesi. Bicara banyak. Masalah dalam negeri, masalah politik."
"Ditanyakan ke Pak SBY langsung. Kita bicara itu tapi belum sampai sebuah keputusan," imbuh sang mantan Wali Kota Solo. "Nggak sampai ke sana, belum sampai ke sana. (Nama AHY) belum."
(wk/elva)