Jokowi Bakal Lantik Wamen, Ketum Projo Ngaku Ikut Dipanggil
Nasional

Presiden Joko Widodo sedianya melantik para wakil menteri di Kabinet Indonesia Maju pada Jumat (25/10) siang. Sejumlah sosok pun terpantau merapat ke Istana, salah satunya Ketum Projo Budi Arie Setiadi.

WowKeren - Presiden Joko Widodo sedianya melantik para wakil menteri yang akan melengkapi line up Kabinet Indonesia Maju pada Jumat (25/10) siang. Informasi terakhir menyebutkan ada sebelas wamen yang akan dilantik di Istana Negara.

Salah satu yang disebut-sebut akan dilantik menjadi wamen adalah Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi. Budi mengakui bahwa ia dipanggil ke Istana Negara pada Jumat pagi. Pemanggilan itu pun diakuinya berkaitan dengan posisi wamen. "Ya, sedang dalam perjalanan menuju Istana. (Dipanggil) pukul 09.00 WIB," kata Budi, dilansir CNN Indonesia.

Budi mengaku sudah mendapat jatah kursi wamen di Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin. Namun demikian Budi enggan membeberkan lebih banyak. Ia meminta awak media untuk menunggu pengumuman resmi dari pihak Istana.

Selain dirinya, Budi pun mengaku tahu beberapa nama yang juga dipanggil. Mereka berasal dari unsur tim pemenangan serta sejumlah politikus muda. "Ya, mereka yang dipanggil juga hari ini," ujar Budi.

Sejauh ini sudah ada beberapa figur yang terpantau hadir di Istana. Seperti di antaranya adalah puteri Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo, Angela Tanoesoedibjo. Selain itu politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Surya Tjandra juga terpantau hadir di Istana.


Terkait dengan calon wamen, Jokowi sedianya akan melantik mereka pada Jumat pukul 14.00 WIB. Dilaporkan ada sebelas wamen yang akan dilantik, namun belum diketahui di pos kementerian mana saja mereka akan ditempatkan.

Selain itu, ada beberapa kementerian yang akan mendapat jatah lebih dari satu wamen. Seperti Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sekarang "dipegang" oleh Erick Thohir.

Di sisi lain, Jokowi mengaku sudah menyelesaikan susunan wamennya. Seperti para menterinya, komposisi wamen ini juga seimbang antara kalangan politikus dan profesional.

"Mengenai wamen, jadi sebetulnya sudah selesai," pungkas Jokowi. "Ada yang dari partai, ada juga yang dari profesional. Yang kita harapkan betul-betul membantu menterinya."

"Kerja besar. Sekali lagi ini kita mengelola negara besar," ujar Jokowi di Jakarta Pusat, Kamis (24/10). "Jadi kalau ada Wamen dan itu memberikan dukungan, enggak apa-apa."

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait