Gaji Tinggi Stafsus Milenial Jokowi Dikritik, Istana Beri Penjelasan
setkab.go.id
Nasional

Pekan ini Presiden Jokowi menunjuk 7 staf khusus dari kalangan milenial. Penunjukan stafsus ini pun menjadi kontroversi, apalagi karena nominal gaji mereka yang cukup mentereng.

WowKeren - Pekan ini Presiden Joko Widodo kembali merebut perhatian masyarakat karena menunjuk tujuh orang staf khusus untuknya dari kalangan milenial. Beberapa di antaranya cukup dikenal masyarakat, seperti CEO Ruangguru Belva Devara dan creativepreneur sekaligus putri konglomerat Chairul Tanjung, Putri Indahsari Tanjung.

"Ketujuh anak muda ini jadi teman diskusi saya, mingguan, bulanan," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/11). "Yang out of the box dan saya yakin dengan gagasan segar, kreatif, untuk bangun bangsa ini."

Stafsus milenial ini pun tak luput dari berbagai kontroversi, termasuk perihal gaji yang berhak mereka terima. Pasalnya Belva dkk diketahui bakal mendapat gaji sebesar Rp51 juta per bulannya.

Nominal yang cukup mentereng ini pun sukses menarik perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman angkat bicara. Menurutnya tak ada yang salah dengan besaran gaji para stafsus tersebut, mengingat mereka bekerja 24 jam penuh walau tak setiap hari bertandang ke Istana.


"Ya kan mereka bekerja 1x24 jam," jelas Fadjroel, Sabtu (23/11). "Jadi enggak main-main loh kerjaan stafsus itu."

Lebih lanjut dijelaskannya, stafsus memang tak setiap hari bertandang ke Istana. Namun ada target yang harus mereka penuhi, termasuk terkait masukan-masukan sesuai bidang mereka masing-masing yang bertujuan demi pembangunan dan kemajuan Indonesia.

"Setiap stafsus itu boleh berikan masukan kepada Presiden 1x24 jam, tapi tidak harus ketemu dengan Presiden," tutur Fadjroel, dilansir dari Merdeka. "Jadi kan enggak setengah-setengah, kami bekerja 1x24 jam."

Tak hanya gaji tinggi, para stafsus milenial itu rupanya juga berkesempatan untuk merekrut lima asisten demi kelancaran tugas mereka. Asisten yang dimaksud terdiri dari paling banyak dua pembantu asisten.

Selain gaji tinggi dan asisten, ada beberapa fasilitas lain yang diterima para stafsus itu. Yakni meliputi tunjangan kinerja dan tunjangan pajak penghasilan. Namun berbeda dengan Menteri dan Wakil Menteri, stafsus presiden tidak mendapat fasilitas rumah dan kendaraan dinas.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait