Salah satu stafsus Presiden dari kalangan milenial, Gracia Billy Mambrasar, menjadi pusat perhatian publik karena dituding 'menyindir' kelompok masyarakat tertentu dalam cuitannya.
- Elvariza Opita
- Senin, 02 Desember 2019 - 14:46 WIB
WowKeren - Kiprah staf khusus Presiden Joko Widodo, khususnya dari kalangan milenial, terus menjadi pemantik perhatian masyarakat. Termasuk di antaranya Gracia Billy Mambrasar yang baru-baru ini menjadi pusat perhatian publik.
Kali ini Billy menarik atensi masyarakat karena cuitannya yang dinilai kontroversial. Usai dituding mengambil alih pekerjaan Badan Pengawas Ideologi Pancasila (BPIP), Billy "membela diri" dengan menuliskan cuitan yang belakangan menimbulkan kesalahpahaman.
"Stlh membahas ttg Pancasila (yg bikin kubu sebelah megap2),lalu kerja mendesign kartu Pra-kerja di Jkt,lalu sy ke Pulau Damai penuh keberagaman: BALI!" tulis Billy di akun Twitter-nya, meski belakangan cuitan itu sudah dihapus. "Utk mengisi materi co-working space,mendorong bertambahnya jumlah entrepreneur muda,utk pengurangan pengangguran&angka kemiskinan."
Cuitan ini pun membuat publik geger. Banyak reaksi negatif yang didulang oleh Billy, yang akhirnya membuat sang stafsus mengambil langkah klarifikasi sekaligus meminta maaf.
"Saya pertama memohon maaf atas kesalahpahaman yang muncul karena salah satu cuitan saya yang menggunakan kata yang menimbulkan multitafsir, yaitu kata: 'kubu'," tulisnya di Twitter pada Minggu (1/12). Ia lantas menjelaskan tak pernah ada niatannya untuk berpihak kepada kelompok masyarakat tertentu, seperti yang ditafsirkan orang.
Kasus ini pun rupanya turut mendapat perhatian Presiden Jokowi. Berbeda dengan reaksi panas yang disampaikan banyak pihak, Jokowi justru memberikan tanggapan adem. Menurutnya apa yang terjadi lumrah dilakukan oleh seseorang semuda Billy.
"Namanya muda-muda ini kan, mungkin semangatnya kan lebih dibanding yang tua-tua," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Senin (2/12). "Jadi kalau bicara, karena terlalu semangat, ya biasalah, salah dikit."
Jokowi pun mengingatkan bahwa Billy sudah meminta maaf di hadapan publik. Oleh karena itu, ia berharap kesalahan Billy ini bisa dimaafkan.
"Anak-anak muda. Ini umur 30-an. Salah-salah dikit ya dimaafkan. Buat saya nggak ada masalah," jelas Jokowi, dilansir Detik News. "Masa baru seminggu dua minggu langsung di-bully. Berikan ruang selebar-lebarnya anak muda jadi pemimpin baik, interaksi."
(wk/elva)