Serentetan peristiwa besar terjadi di pertengahan tahun kedua Indonesia. Mulai dari rekonsiliasi Jokowi-Prabowo hingga aksi kerusuhan, berikut kejadian heboh di RI mulai Juli hingga Desember.
- Dec 31, 2019
WowKeren - Pemerintah terus mengkampanyekan untuk memberantas korupsi yang sudah mendarah daging di negeri ini. Namun hal itu justru dianggap bertolak belakang dengan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah. Salah satunya pengesahan Revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sejumlah poin dalam RUU tersebut dinilai justru akan melemahkan KPK sebagai lembaga antirasuah sehingga tak ayal pengesahan tersebut menuai polemik. Bahkan protes publik diwarnai dengan aksi turun ke jalan secara besar-besaran oleh mahasiswa di sejumlah wilayah di Indonesia.
Jokowi pun didesak untuk segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu). Namun hingga sekarang, Perppu ini tak kunjung terbit. Selain menuntut Perppu, Aksi mahasiswa turun ke jalan juga untuk memprotes pasal-pasal dalam RKUHP yang dianggap tak masuk akal.
Belum sampai di situ, di bulan yang sama masyarakat di sejumlah wilayah juga diuji dengan adanya karhutla. Karhutla yang terjadi di Kalimantan dan Sumatera kian parah Tak hanya berbuntut pada timbulnya gangguan pernapasan penduduk, asap karhutla juga menyebabkan sejumlah penerbangan harus dibatalkan dan pemerintah setempat terpaksa meliburkan sekolah.
Tak hanya itu, di bulan September rakyat Indonesia harus berduka atas kepulangan Presiden ke-5 RI Bacharuddin Jusuf Habibie ke rahmatullah. Sebagai bentuk bela sungkawa, pemerintah menetapkan hari berkabung nasional selama 3 hari berturut-turut.
(wk/zodi)