Istri Parto, Diena Risty, tak kuasa menutupi rasa syok melihat kondisi mobil mewah milik keluarga yang sempat terendam banjir. Kondisi bagian dalam rupanya sudah tak karuan dan dipenuhi lumpur.
- Ria Susilo Wardhani
- Jumat, 03 Januari 2020 - 11:17 WIB
WowKeren - Komedian Parto menjadi salah satu korban banjir Jakarta. Rumahnya di kawasan Kemang Pratama, Pekayon, Bekasi, Jabar, tergenang banjir bahkan membuat sejumlah mobil Parto terendam air.
Istri Parto, Diena Risty, mengungkap kondisi garasi dan rumahnya saat banjir. Ia tampak syok namun tetap mengucap syukur karena anggota keluarga baik-baik saja.
Setelah banjir surut, Diena kembali mengunggah video. Ia tampak meratapi nasib soal mobil mewah milik Parto yang rusak akibat terendam banjir.
Salah satunya yakni mobil Mercedes-Benz warna putih yang diperkirakan harganya mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah. Tampak dalam cuplikan video kondisi kursi mobil yang sudah tak karuan dan penuh lumpur.
"Aku sedih inilah kondisi mobil. Ah ada foto Amanda. Itu bantal. Ya Allah aku sedih banget ini mobil kesayangan, ya ampun, ya Allah Astagfirullah," seru Diena. "Ini juga parah banget ya Allah, astaghfirullah semua kerendem udah hampir telapak. Ya Allah."
Meski tampak sedih, Diena tetap berusaha tegar menghadapi semuanya. "Ikhlasin aja," kata Diena.
Sementara itu, Parto juga merasa lega karena banjir telah surut. Ia sekeluarga kini harus bekerja keras membersihkan rumah yang sempat terendam banjir.
"Ya, hari ini sudah surut. Namun lumpur-lumpur sudah dibersihkan dari tadi pagi. Alhamdulillah sudah surut," kata Parto, 2 Januari. "Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman atas doa dan dukungan semangatnya, bukan cuma saja aja yang tertimpa bencana banjir, saya juga turut prihatin kepada semua masyarakat yang mengalami hal ini. Tetep semangat di tahun 2020."
Sebelumnya, DKI Jakarta dan sekitarnya direndam banjir di hari pertama tahun 2020, Rabu (1/1/20). Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC) Bambang Hidayah, mengungkap penyebab dari banjir tersebut.
"Malam Tahun Baru sampai pagi itu kan hujan deras di DKI Jakarta, hujan lebat. Sementara di Bogor itu hujannya masih kecil sampai sedang. Waktu itu ya, waktu malam Tahun Baru itu," seru Bambang. "Jadi itu banjir kemarin (Rabu) pagi itu bukan banjir kiriman tapi betul betul-betul banjir lokal di DKI. Nah jadi itu jelas menandakan bahwasanya kapasitas sungai-sungai di DKI itu tidak lagi mampu menampung air hujan."
(wk/riaw)