Karhutla Australia Parah, Ubah Warna Salju Gunung Selandia Baru Jadi Coklat
Dunia

Karhutla yang terjadi di benua Australia kali ini memberikan dampak negatif ke Selandia Baru. Pasalnya, karena debu dan asap kebakaran tersebut, salju di pegunungan Selandia Baru telah berubah menjadi coklat.

WowKeren - Kebakaran hutan dan lahan di Australia hingga saat ini masih terjadi. Dampak dari karhutla ini ternyata merugikan sejumlah pihak.

Bahkan asap dari kebakaran tersebut tak hanya merugikan negeri kanguru itu saja, namun juga Selandia Baru. Diketahui, akibat asap kebakaran Australia, salju di pegunungan Selandia Baru menjadi kotor, berubah warnanya.

Dikutip AFP, Jumat (3/1), bau asap kebakaran hutan tercium di Selandia Baru yang terletak ribuan kilometer dari Australia sejak Rabu lalu. Bahkan di beberapa wilayah Selandia Baru, langit menjadi oranye atau merah akibat matahari tertutup asap yang berbahaya karena menutupi jarak pandang.

"Asap yang menempuh perjalanan sekitar 2.000 kilometer melewati Laut Tasman bisa jelas terlihat," dilansir MetService, badan cuaca Selandia Baru. "Jarak pandang hanya sependek 10 kilometer di wilayah yang paling parah terdampak."


Gunung Salju Coklat

Twitter

Tak hanya itu, bahkan pengguna Twitter asal Selandia Baru pun turut mengunggah foto-foto gletser yang berubah warna, dari putih salju menjadi kecoklatan seperti karamel. "Dekat gletser Franz Josef. Salju yang 'terkaramelisasi' disebabkan oleh abu dari kebakaran hutan. Saljunya putih kemarin," kata Rachel melalui akun Twitternya.

Sementara itu, di bagian timur Australia, pemerintah setempat berlomba dengan waktu untuk mengevakuasi warga dan turis. Lahan yang terbakar sejak akhir tahun lalu telah mencapai 5,5 juta hektare, lebih luas dibanding Denmark atau Belanda yang hanya 4,2 juta hektare.

Lebih dari 2.500 pemadam telah dikerahkan ke lokasi kebakaran, ditambah bantuan dari negara-negara asing seperti Amerika Serikat dan Kanada. Diketahui, sedikitnya ada 18 warga tewas di Australia akibat kebakaran tersebut, lima lainnya masih dinyatakan hilang.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait