Jokowi Terjun ke Natuna, Bakal Temui Para Nelayan dan Bagi-Bagi Sertifikat Tanah
Nasional

Presiden Joko Widodo bersama rombongan dilaporkan berangkat dari Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu (8/1) sekitar pukul 07.35 WIB tadi.

WowKeren - Presiden Joko Widodo bertolak menuju Natuna, Kepulauan Riau, pada Rabu (8/1) hari ini. Presiden bersama rombongan berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 07.35 WIB tadi.

Setelah tiba di Pangkalan TNI AU Raden Sadjad, Kabupaten Natuna, Jokowi dan rombongan akan meluncur ke Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Selat Lampa, Kabupaten Natuna. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut akan meninjau jajar kapal serta bertemu dengan ratusan nelayan di sana.

Setelah itu, sang Presiden direncanakan mengunjungi Kantor Bupati Kabupaten Natuna untuk menyerahkan sertifikat hak atas tanah rakyat. Usai acara selesai, Jokowi pun akan kembali ke Pangkalan TNI AU Raden Sadjad untuk kemudian lepas landas pulang ke Jakarta.

Dalam kunjungannya ke Natuna, Jokowi didampingi oleh sejumlah jajarannya. Di antaranya adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala BPN Surya Tjandra.


Di sisi lain, situasi di perairan Natuna memanas selama beberapa hari terakhir ini. Pasalnya, kapal nelayan serta coast guard Tiongkok memasuki kawasan yang masih masuk dalam zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia tersebut.

Sebelumnya, Jokowi sendiri telah memberi arahan untuk mengirim banyak nelayan untuk melaut di perairan Natuna. Hal tersebut dilakukan dalam rangka untuk membuktikan bahwa wilayah yang saat ini tengah diklaim oleh Tiongkok tersebut masih milik Indonesia.

"Intinya kita akan hadir sesuai dengan perintah Presiden, sudah lama ini keputusan Presiden itu sudah lebih dari setahun yang lalu mengatakan kita harus hadir di sana," kata Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (6/1). "Kehadirannya dalam bentuk apa? Satu, patroli yang rutin, yang kedua kegiatan melaut nelayan."

Bagi nelayan yang akan dikirimkan ke Laut Natuna, Mahfud mengimbau agar tidak was-was. Sebab, negara sendiri yang akan melindungi mereka.

TNI Angkatan Udara sendiri telah mengirimkan 4 jet tempur jenis F-16 dari Skuadron Udara 16 Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin untuk melakukan patroli di perairan Natuna. Pengerahan 4 jet tempur F-16 ke Natuna tersebut dilakukan atas perintah Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait