Harta bendanya sudah hampir terkuras habis, penyanyi Denada tetap bersyukur dan terus memperjuangkan kesembuhan untuk putri semata wayangnya, Shakira Aurum.
- Ruth Meliana
- Sabtu, 01 Februari 2020 - 11:52 WIB
WowKeren - Artis cantik Denada Tambunan tengah dihadapkan dengan cobaan yang berat dalam hidupnya sebagai seorang ibu setelah putri semata wayangnya, Shakira Aurum divonis terkena penyakit leukimia atau yang kerap dikenal dengan nama kanker darah. Putri Denada tersebut sudah menjalani sejumlah pengobatan dan perawatan di Singapura selama dua tahun.
Sebagai seorang hidup, mantan istri Jerry Aurum ini lantas berjuang mati-matian untuk melakukan apapun demi kesembuhan Shakira. Salah satunya adalah dengan menjual seluruh harta bendanya demi membiayai pengobatan sang putri yang sangat besar di rumah sakit Singapura.
Denada mengaku jika biaya berobat Shakira hingga kebutuhan di Singapura sangatlah tinggi. Bahkan, ia sempat ditanya oleh dokter di Singapura terkait kesanggupannya dalam membiayai segala pengobatan Shakira di Negeri Singa tersebut.
"Waktu kita pertama kali ditawarin ke Singapura, pertanyaan dokternya 'kuat apa enggak? (biaya)', ujar Denada seperti dikutip dari vlog Andhika Ussy, Jumat (31/1) dari vlog Ussy. "Karena dia bilang 2 sampai 3 kali lipat lebih mahal dari Indonesia, itu hanya biaya medisnya saja."
Curahan hati tersebut diungkapkan Denada saat bincang-bincang bersama dengan pasangan Andhika Pratama dan Ussy Sulistiawaty. Video tersebut kemudian diunggah dalam akun YouTube "Ussy Andhika Official".
Pada awalnya, Denada mengaku bingung dengan pertanyaan dokter terkait kondisi finansialnya. Ia kemudian menjual apartemen miliknya demi membiayai pengobatan Shakira. Tak terasa, dua tahun sudah ia tinggal di Singapura demi perawatan sang putri dan rejeki selalu datang kepadanya dengan cara yang tidak terduga.
"Kalau ditanya gimana bisa, ya itu sudah pertolongan Allah," kenang wanita usia 41 tahun ini. "Tapi semua tahu aku jual apartemen waktu itu."
Tidak hanya harus menjual apartemennya, Denada juga sampai harus menjual kedua rumah miliknya, termasuk rumah yang ia tempati saat ini. Ia juga memberhentikan pembangunan rumahnya karena sudah tidak kuat lagi dalam membiayainya.
"Sekarang langsung diberhentiin (pembangunannya)," kata Denada. "Karena aku enggak kuat ngebiayain pembangunan itu, at the same time (dan di waktu bersamaan harus) tinggal di Singapura."
Padahal, rumah tersebut sengaja dibangun Denada untuk bisa tinggal bersama dengan sang putri hingga dewasa nanti. Namun ia tetap bersyukur meski harta bendanya sudah terkuras habis.
Pelantun lagu "Jogetin Aja" ini mengaku bersedia menyerahkan semua harta bendanya demi kesembuhan Shakira. Menurutnya, semua itu sangat sebanding demi memperjuangkan kesehatan sang putri.
"Tapi kita belum sempat pindah ke sana, Shakira sudah keburu harus pindah ke Singapura," ungkap Denada. "Tapi it's okay, semua yang aku punya, yang aku jual itu, mau Rp 100 juta kali lipat, tidak sebanding dengan hidup anakku."
(wk/lian)